DPRD Sumsel Berduka Kehilangan Ulama Kharismatik Palembang Al-Ustad Taufiq Hasnuri

25

Ulama kharismatik kota Palembang Al-Ustad Taufiq Hasnuri saat akan dishalatkan di Masjid Agung Palembang.

Palembang, BP–Ulama kharismatik kota Palembang Al-Ustad Taufiq Hasnuri telah Berpulang kerahmatullah, Kamis (14/11) atau 17 Rabiul Awal 1441 H pada pukul 08.40, di Rumah Sakit dr Moehammad Hoesin (RSMH) Palembang akibat sakit ginjal yang sudah lama dideritanya.
Wakil Ketua DPRD Sumsel Muchendi Mahzarekki sangat kehilangan setelah mendengar kabar meninggal dunianya Ustadz Ahmad Taufik Hasnuri, Kamis (14/11).
Ustad Taufik Hasnuri merupakan ulama yang sangat dikenal berkat kesederhanaannya dan logat bahasa Palembang setiap kali memberikan tausiah.
“Saya kenal ustad Taufik kurang lebih 15 tahun yang lalu. Baik dengan keluarga saya dan keluarga istri, hubungannya dekat,” kata Muchendi, Kamis (14/11).
Dijelaskan politisi Demokrat Sumsel ini, Ustad Taufik dikenalnya sebagai sosok ustad kharismatik, dan cara penyampaian dakwahnya disukai masyarakat, karena mudah dipahami.
“Yang selalu di ingat setiap bertemu ustad Taufik selalu ingin berkelakar, sambil memberikan nasihat. Beliau mengatakan jago sholat dan baca quran karena itu kunci dunio,” ingatnya.
Ustadz Taufik Hasnuri wafat pada usia 45 tahun, Almarhum mengidap penyakit ginjal sejak lebih dari satu tahun yang lalu.
Ustadz taufik Hasnuri wafat meninggalkan seorang istri serta empat orang anaknya, bahkan anak yang nomor dua masih duduk dibangku kelas 3 SD.
Haji Abdul Roni, sebagai mertua Almarhum Ustadz Taudik Hasnuri mengatakan, selama satu bulan terkahir, almarhum dirawat di Rumah Sakit Moehammad Hoesin (RSMH) Palembang sampai meninggal sekitar pukul 08.40.
“Beliau sangat senang mengajar agama sambil berdakwah, saat ini beliau meninggalkan seorang istrinya Hj Maleni dan empat orang anaknya yang semuanya laki-laki, dan ini anaknya yang nomor dua Azka Munawar masih kelas 3 SD,” terang H. Roni dengan mata berlinang didampingi cucunya.
“Beliau punya padepokan di 12 Ulu ini yaitu Rodatul Ilmi, selain itu di desa Gelabak Dalam kabupaten Banyuasin dan Desa Sukadarma OKI, beliau juga punya wasiat kalau meninggal minta dimakamkan di Desa Gelabak Dalam Banyuasin,” katanya.
Meskipun diguyur hujan, masyarakat tetap antusias datang melayat ke rumah duka Almarhum Ustadz Taufik Hasnuri di Jalan Ki Kms H Abdullah Azhary (Ki Pedatuan), Kelurahan 12 Ulu, Kecamatan SU I Palembang, Kamis (14/11).
Ustadz Taufik Hasnuri mengidap penyakit gagal ginjal sudah lebih dari satu tahun.
Selama satu bulan terakhir ia dirawat di Rumah Sakit Moehammad Hoesin (RSMH) Palembang.
Ustadz Taufik dikabarkan meninggal dunia pada pukul 08:40 WIB tadi.
Hingga siang ini masyarakat tak hentinya berdatangan untuk melihat Almarhum untuk yang terakhir kalinya serta mengirimkan doa.
Almarhum sempat di sholatkan ke Majid Agung Palembang Bada’ Ashar dan sesuai dengan wasiatnya, almarhum meminta untuk di makamkan di Dusun Gelabak Dalam, Rambutan, Banyuasin Palembang.#osk