Wartawan Dibacok Tiga Orang Tak Dikenal

29

Meiyedi  dirawat di rumah sakit karena luka bacok di bagian kepala dan bagian tubuh lainnya, Jumat (8/11).

Palembang, BP–Seorang wartawan media online globalnews.co.id, Meiyedi, harus dirawat di rumah sakit karena luka bacok di bagian kepala dan bagian tubuh lainnya, Jumat (8/11).

“Berkasnya masih dalam pemeriksaan penyidik dan kini sedang dilengkapi,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Yon Edi Winara, SIk, SH, MH, Jumat (8/11).

Kejadian itu dilaporkan istri Meiyedi, Ermawati, ke Polrestabes Palembang yang diterima langsung Ka SPK Ipda Juan dengan bukti laporan polisi (LP) nomor : STTLP / 2488/XI/ 2019/SUMSEL /RESTABES/SPKT.

Baca:  Penjaga Malam di Palembang Tiba-Tiba Dibacok Saat Beli Nasi, Tangan Kiri Nyaris Putus

Menurut Ermawati, kejadian pembacokan bermula saat dirinya dan korban hendak pulang ke rumah. Dengan melintas di Jalan KI Merogan Lorong Seri 2, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Kamis (7/11) pukul 22.00, datang tiga pelaku langsung menghadang.

“Saya tidak tahu jelas apa permasalahannya. Tiba-tiba saja, pelaku tiga orang datang dan langsung mengeroyok suami saya hingga terluka. Saya sempat berteriak meminta pertolongan warga, mereka pun bubar saat warga sudah ramai,” katanya saat membuat laporan resmi.

Baca:  Malak Ditolak, Dua Preman Kampung Bacok Warga

Sementara, Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pres PWI Sumsel, Mulyadi, SH, menjelaskan, hendaknya aparat kepolisian dapat bertindak cepat, sebagai mitra Polri, kekerasan terhadap insan pers tidak harus terjadi.

“Kita dari PWI, akan terus menindak lanjuti kasus yang menimpa wartawan, terlebih lagi korban tercatat sebagai anggota PWI. Kami meminta polisi merespon cepat kasus ini,” kata Mulyadi saat diwawancarai sejumlah wartawan. #osk