Aksinya Terekam CCTV, Komplotan Pembobol Minimarket Diringkus

10

Ketiga anggota komplotan pembobol minimarkey yang diringkus polisi betkay rekaman CCTV.

Palembang, BP–Rekaman kamera CCTV di lokasi kejadian membuat Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polresta Palembang berhasil menangkap tiga dari empat komplotan pelaku bobol minimarket.

Ketiga pelaku yakni M Parlindungan Lubis (25), M Ismail (27), dan Yulianderi (33) diduga terlibat aksi pencurian di Alfamart Abi Hasan Jalan Sirna Raga, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) III Palembang pada 29 Oktober lalu.
Bersama para pelaku, polisi mengamankan barang bukti satu unit mobil Toyota Avanza BG 1356 TB, satu buah gergaji besi, satu buah helm warna hitam, satu buah linggis, kunci L dan T, empat karung plastik, dua buah topi, lakban hitam, satu potong kayu, satu helai penutup wajah, sat buah masker dan gembok yang digunakan untuk beraksi.
Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah didampingi Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara mengatakan penangkapan terhadap para pelaku dilakukan setelah pihaknya melakukan penyelidikan atas laporan pencurian dari pihak toko di Polsek IT II.
Saat itu pegawai toko bernama Adi Putra bersama Willi Andalusia Hanum baru datang untuk bekerja dan menemukan kondisi gembok yang terpasang di rolling door sudah dirusak serta di dalam toko dalam keadaan berantakan dan tas kejadian tersebut kedua saksi melapor ke manajemen mimarket, lalu membuat pengaduan.
“Berdasarkan hasil olah TKP ditemukan rekaman CCTV toko dan dari penyelidikan yang dilakukan didapat identitas pelaku, sehingga langsung dilakukan penyergapan dan saat ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut,” kata Didi, Rabu (6/11).
Didi menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lainnya yang masih buron dan atas perbuatan tersebut para pelaku akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dalam keadaan memberatkan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.
Sementara itu tersangka Yulianderi warga Jalan KI Gede Ing Suro, Lorong Sei Tawar III, Kelurahan 29 Ilir, Kecamatan IB II Palembang ini mengaku sudah tiga kali mencoba melakukan pembobolan minimarket bersama rekan-rekannya.
“Sudah tiga kali, tapi dua kali sebelumnya tidak pernah berhasil dan saat beraksi sata bertugas membawa mobil, tiga teman saya yang masuk ke dalam untuk mengambil barang-barang di toko,” bebernya.
Sejumlah barang-barang hasil kejahatan yang mereka dapat, Yulianderi mengaku dijual oleh
Wawan (DPO) dan setiap orang mendapatkan bagian Rp1,5 juta. “Uang yang saya dapat sudah habis pak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan keperluan keluarga,” katanya.osk

dan Yulianderi (33) diduga terlibat aksi pencurian di Alfamart Abi Hasan Jalan Sirna Raga, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) III Palembang pada 29 Oktober lalu.
Bersama para pelaku, polisi mengamankan barang bukti satu unit mobil Toyota Avanza BG 1356 TB, satu buah gergaji besi, satu buah helm warna hitam, satu buah linggis, kunci L dan T, empat karung plastik, dua buah topi, lakban hitam, satu potong kayu, satu helai penutup wajah, sat buah masker dan gembok yang digunakan untuk beraksi.
Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah didampingi Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara mengatakan penangkapan terhadap para pelaku dilakukan setelah pihaknya melakukan penyelidikan atas laporan pencurian dari pihak toko di Polsek IT II.
Saat itu pegawai toko bernama Adi Putra bersama Willi Andalusia Hanum baru datang untuk bekerja dan menemukan kondisi gembok yang terpasang di rolling door sudah dirusak serta di dalam toko dalam keadaan berantakan dan tas kejadian tersebut kedua saksi melapor ke manajemen mimarket, lalu membuat pengaduan.
“Berdasarkan hasil olah TKP ditemukan rekaman CCTV toko dan dari penyelidikan yang dilakukan didapat identitas pelaku, sehingga langsung dilakukan penyergapan dan saat ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut,” kata Didi, Rabu (6/11).
Didi menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lainnya yang masih buron dan atas perbuatan tersebut para pelaku akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dalam keadaan memberatkan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.
Sementara itu tersangka Yulianderi warga Jalan KI Gede Ing Suro, Lorong Sei Tawar III, Kelurahan 29 Ilir, Kecamatan IB II Palembang ini mengaku sudah tiga kali mencoba melakukan pembobolan minimarket bersama rekan-rekannya.
“Sudah tiga kali, tapi dua kali sebelumnya tidak pernah berhasil dan saat beraksi sata bertugas membawa mobil, tiga teman saya yang masuk ke dalam untuk mengambil barang-barang di toko,” bebernya.
Sejumlah barang-barang hasil kejahatan yang mereka dapat, Yulianderi mengaku dijual oleh
Wawan (DPO) dan setiap orang mendapatkan bagian Rp1,5 juta. “Uang yang saya dapat sudah habis pak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan keperluan keluarga,” katanya.#osk