Muba Dapat Sertifikat ISO 9001:2015 Tahun 2019

3

Sekayu, BP–Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menggelar acara closing meeting Laporan Hasil Audit Mutu Eksternal Sistem Manajemen Mutu (SMM) International Organization for Standardization (ISO) 9001:2015 di Ruang Rapat Randik Sekretariat Daerah Kabupaten Muba, Selasa (5/11/2019).
Kegiatan dipimpin oleh Bupati Muba Dodi Reza Alex diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Muba H Ibnu Sa’ad, SSos, MSi, dan hadir di antaranya Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan Didi Supardi, Kepala Disdukcapil Muba Asmarani, Yayak Achmad Setyahadi dari NQA Indonesia, serta perangkat daerah terkait lainnya, dan tim audit eksternal.
Pada kesempatan itu Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba H Ibnu Sa’ad menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas audit eksternal yang dilakukan oleh pihak NQA Indonesia dalam perbaikan juga peningkatan pelayanan publik di Perangkat Daerah Muba.
“Kepada tim audit kami minta pembinaan secara berkala terhadap perangkat daerah kami,” ujarnya.
Ibnu mengimbau agar perangkat daerah yang dilakukan audit eksternal menindaklanjuti setiap rekomendasi dari tim audit.
“Kalau ada rotasi pejabat di perangkat daerah pastikan dokumen tidak ada yang hilang, sehingga pada saat tim audit eksternal datang itu (dokumen-dokumen) sudah tersedia,” ucap Ibnu.
Sementara itu Yayak Achmad Setyahadi dari NQA Indonesia mengatakan audit dilakukan selama dua hari 4-5 November 2019 terhadap beberapa perangkat daerah Muba, diantaranya DPMPTSP, Dukcapil, Kecamatan Sekayu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinan Kesehatan, dan PDAM Tirta Randik.
Menurut laporannya secara merata Perangkat Daerah Muba tersebut telah memelihara dan menyimpan informasi terdokumentasi dengan sesuai.
“Namun masih ada peluang perbaikan seperti di DPMPTSP Muba, diperlukan terkait sarana prasarana di ruang pelayanan publik untuk tempat bermain anak, mengenai pemastian area aman dan bebas adanya saluran stop-kontak,” kata Yayak.
“Kita berpartner lebih dari 300 konsultan selama 30 tahun. Beroperasi di 70 negara lebih, oleh karena itu butuh waktu antrean mendapatkan sertifikat setelah closing meeting,” paparnya.#arf
Baca:  Sekda Muba Gowes Bareng SGC dan Senam Bersama Dispopar