Melawan Saat Disergap, Pelaku Penodongan di Halte PLN Jakabaring Ditembak

23

Muhammad Al Badawi alias Saat diamankan Tim Anti Bandit (Tekab) 134 Satreskrim Polresta Palembang.

Palembang, BP–Akibat melawan petugas untuk dapat meloloskan diri saat disergap di rumahnya, Muhammad Al Badawi alias Saat (19), warga Jalan Gubernur H Bastari, belakang Kantor Kejaksaan Negeri Palembang terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, Kamis (31/10).
Saat diburu Tim Anti Bandit (Tekab) 134 Satreskrim Polresta Palembang karena terlibat aksi pencurian dengan kekerasan terhadap korban Rama Andi Prayoga yang sedang melintas di Halte Trans Musi depan Kantor PLN Jalan Gub H Bastari, Kecamatan SU I, Palemabang, pada 13 Juli lalu.
Ketika itu korban yang tercatat sebagai warga Desa Talang Kemang, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin berjalan kaki, tiba-tiba dicegat oleh pelaku dengan membawa sebilah pisau bersama teman-temannya.
Setelah korban tak berdaya di bawah ancaman sebilah pisau, pelaku merampas satu unit ponsel dari saku celana korban dan kawanan pelaku langsung kabur. Atas kejadian tersebut korban mendatangi Polresta Palembang untuk membuat laporan.
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Tekab 134 Iptu Tohirin mengatakan, penangkapan dilakukan setelah pihaknya mendapat informasi keberadaan pelaku berdasarkan hasil penyelidikan atas laporan korban yang telah menjadi sasaran kawanan pelaku kejahatan.
“Penangkapan dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan, namun saat akan diamankan pelaku memberikan perlawanan untuk dapat meloloskan diri sehingga terpaksa diberikaan tindakan tegas terukur,” kata Tohirin, Jumat (1/11).
Bersama pelaku, Tohirin menambahkan, pihaknya juga mengamankan barang bukti sebilah pisau yang digunakannya saat beraksi dan atas perbuatan tersebut, tersangka akan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.
“Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut karena diduga masih ada kejahatan lain yang melibatkan dirinya dan kita juga masih melakukan rekan-rekan tersangka yang kini masih buron,” tambahnya.
Sementara itu tersangka Badawi mengakui perbuatan tersebut dan saat ini ponsel yang dirampas dari korban sudah dijual dan uangnya telah dihabiskan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Saat ini korban sedang berjalan kaki, lalu kami cegat dan ambil handphonenya,” kata Badawi sambil merintih menahan sakit akibat luka tembak di kaki kanannya. #osk