APBD Palembang Tahun 2020 Diproyeksikan Turun

19

Rapat paripurna DPRD Palembang, Jumat (1/11).

Palembang, BP–Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Palembang Tahun 2020 mendatang diproyeksikan turun sebesar Rp92.713.795.967. Diketahui, APBD 2019 sebesar Rp4.508.422.641967, sementara dalam RAPBD Kota Palembang Tahun 2020 hanya Rp4.415.708.846.000 atau turun 7 persen.
Wakil Ketua DPRD Palembang Ali Syaban mengatakan, angka APBD 2020 sebesar 4.415.708.846.000 itu merupakan angka biasa kalau dilihat dari kota sebesar Palembang ini. “Kami melihat ini belum maksimal. Harusnya bisa lebih dari itu, berdasarkan kalkulasi kami,” katanya usai rapat paripurna DPRD Palembang, Jumat (1/11).
Politisi PDIP ini menilai, berdasarkan kalkulasinya, APBD Palembang bisa di angka Rp4,7 triliun sampai Rp4,8 triliun. Karena saat ini Pemkot Palembang melalui BPBD gencar meningkatkan PAD dari sektor pajak.
“Kan sekarang sedang gencar memasang tapping box, e-tax dan lainnya. Ya kami lihat belum maksimal terkait APBD ini. Tapi, berdasarkan rapat yang kami lakukan bersama pihak Pemkot Palembang, yang realistis hanya Rp4,4 triliun itu,” katanya.
Sekretaris Fraksi PKS DPRD Palembang Subagio Rachmat Sentosa mengatakan, ia merasa miris atas penurunan tersebut. Karena menurutnya, penurunan itu sejarah buruk bagi kota Palembang. “Penurunan itu pertama kali terjadi di kota Palembang, selama ini tren APBD Palembang selalu naik,” ujarnya.
Pria yang duduk di komisi III DPRD Palembang ini menilai, penurunan itu tidak sejalan dengan kebijakan Pemkot Palembang yang menaikkan PBB hingga ratusan persen dan pengoptimalan pajak restoran hotel dan lainnya.
“Penurunan ini patut dipertanyakan. Berapa persen sebenarnya realisasi pajak Restoran, Hotel maupun PBB tersebut. Atau jangan-jangan ada kebocoran,” katanya.#osk