PASB Mendesak Transparan Anggaran Kepemudaan Dalam APBD Sumsel 2020

22

Rudi Pangaribuan

Palembang, BP–Presidium Aktivis Sumsel Bersatu (PASB) mendesak adilakukannya transparansi anggaran untuk anggaran kepemudaan di Provinsi Sumatera Selatan dalam APBD Sumsel tahun anggaran 2020.
“Harus transparansi anggaran, asas kemanfaatan anggarannya jelas, untuk siapa dan kriteria organisasi yang bisa menggunakan anggaran tersebut bagaimana, proseduralnya seperti apa, itu harus diperjelas, sehingga penggunaan dan kemanfaatannya bagi pemuda Sumsel bisa sesuai dengan anggaran tersebut,” kata aktivis Sumsel, Rudi Pangaribuan, Kamis (31/10).
Untuk itu dia mengusulkan perlu dibuat SOP yang jelas dan transparan dalam penggunaan anggaran kepemudaan dalam APBD 2020.
“Jadi tidak mengakibatkan kesemerawutan dalam penggunaan anggaran tersebut,” kata mantan anggota KPU Palembang ini.
Dalam rekomendasi manifesto rembug aktivis Sumsel kemarin pihaknya menyinggung anggaran kepemudaan di Sumsel terkait peran pemuda sendiri, politik anggaran, gerak sosial budaya, dan hukumnya harus ada semua.
“Pak Gubernur juga mendukung seluruh aktivitas dan acara kepemudaan ini dan juga kegunaan dinas sebagai kepanjangtanganan Gubernur Sumsel harus menyiapkan SOP yang baik karena itu bicara teknis baik dari persiapan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban anggaran,” katanya.

Sedangkan Ketua DPRD Sumsel Hj RA Anita Noeringhati mengatakan penggunaan anggaran untuk kepemudaan dalam APBD 2020 nanti harus ada jenis kegiatannya, dan harus ada usulan kegiatan.
“Diusulkan dulu, kalau hibah harus sesuai dengan peraturan hibah, kalau dalam kegiatan harus sesuai dalam agenda di dalam kepemudaan dalam RPJMD itu,“ katanya, Kamis (31/10).
Dan siapa saja organisasi kepemudaan bisa mengusulkan kegiatan dalam anggaran APBD 2020 dan itu dalam bentuk hibah dan akan diusulkan sebelum adanya pembahasan APBD 2020.
Dan perlu ada verifikasi juga lembaga kepemudaan yang mengusulkan anggaran dan yang memverifikasi adalah BPKAD,” katanya.#osk