Sesjen MPR Ma’ruf Cahyono: Generasi Muda Harus Paham Pancasila

13

 

Sekjend MPR Ma’ruf Cahyono saat menyampaikan sambutan.

Jakarta, BP–Sekretaris Jenderal MPR Ma’ruf Cahyono membuka grand final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR tingkat SLTA se- Indonesia tahun 2019 di Gedung DPR/MPR/DPD RI Jakarta, Senin (28/10) malam.
Ma’ruf Cahyono mengucapkan selamat datang kepada para siswa peserta LCC Empat Pilar dan guru pendamping serta perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi. “Kehadiran peserta putaran final LCC ini bagian dari generasi muda seeta para juara di provinsi masing-masing,” ujar Ma’ruf.
Menurut Ma’ruf, MPR setiap tahun menyelenggarakan LCC Empat Pilar MPR RI yang merupakan bagian dari metode MPR untuk menginternalisasikan, mensosialisasikan, membumikan, dan membunyikan nilai-nilai Empat Pilar MPR. Mengawali putaran final dan grand final LCC bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ini bisa menjadi momentum untuk menginternalisasi nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda, khususnya siswa peserta LCC Empat Pilar MPR.

Baca:  Ma’ruf Cahyono: Bakohumas Bersinergi Sosialisasikan Empat Pilar MPR

“Generasi muda harus paham tentang Pancasila sebagai ideologi negara, konstitusi UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Tidak hanya memberi kesadaran bernegara, tetapi juga kesadaran berkonstitusi, komitmen terkait NKRI dan pemahaman terhadap semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Sehingga Empat Pilar MPR RI bisa terinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Dikatakan, di tengah kemajuan teknologi informasi, pemuda harus terus menerus melakukan adaptasi terhadap perubahan. Tidak hanya memiliki ketahanan terhadap ideologi bangsa, tapi pemuda harus mengisi dengan kemampuan, kompetensi dan daya saing yang tinggi. “Kalau kita tidak mampu meningkatkan daya saing itu, kita akan ketinggalan dengan bangsa lain. Di pundak pemuda masa depan bangsa ini, sehingga pemuda tidak hanya memiliki daya tahan tapi juga daya saing,” tegas Ma’ruf.
Ma’ruf berpesan agar peserta memiliki wawasan kebangsaan. Belajar tentang wawasan kebangsaan adalah belajar menjadi warga negara yang baik. “Pemuda harus menyemai Indonesia yang religius, Indonesia yang humanis, Indonesia yang bersatu, Indonesia yang demokratis, dan Indonesia yang adil,” tuturnya.
Seleksi awal sudah dilakukan di setiap provinsi masing-masing. Pemenang LCC Empat Pilar tingkat provinsi mengikuti putaran final di Jakarta untuk memperebutkan juara LCC Empat Pilar MPR tingkat nasional. Rangkaian final dan grand final LCC Empat Pilar dimulai pada Senin (28/10) hingga 5 November 2019. Selain lomba, peserta juga mengikuti kegiatan lain seperti audiensi dengan Pimpinan MPR, wisata pendidikan, dan outbound.#duk