Pegawai Hotel Tewas di Ruang Karaoke

3

 

Aan Yohnizer saat keluar dari rumah sakit dalam keadaan meninggal.

Palembang, BP–Dengan tubuh bersimbah darah dari dua luka tusuk di tubuhnya, nyawa Aan Yohnizer (35) tak bisa diselamatkan, meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Myria Palembang, Minggu (27/10).
Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai sopir hotel tersebut mengalami luka tusuk senjata tajam setelah terlibat perkelahian di ruang karaoke nomor 231 Hotel Rian Cottage Jalan Perindustrian I KM 9, Kecamatan Sukarami Palembang.
Dari data diperoleh, kejadian berawal saat saksi Zuliza, salah satu pegawai di Hotel Rian Cottage sedang mencuci mobil di halaman parkir. Lalu saksi naik ke ke lantai dua hotel untuk mengecek room karaoke dan saksi melihat ada beberapa ruangan yang kotor.
Lalu saksi mencari Angga yang bertugas sebagai room boy di ruang karaoke dan saat itu ia melihat jika di ruangan 231 ada orang yang sedang bernyanyi, namun terkunci. Tiba-tiba datang Didi mendekati dan langsung membuka ruangan dengan kunci yang ia bawa dan ternyata di dalam ruangan saksi melihat ada lima orang yang sedang duduk.
Yakni korban Aan yang tak lain merupaka adik kandung dari saksi, Angga, seorang laki-laki dan dua perempuan tidak dikenal, mereka sedang duduk sambil minum Bir serta mendengar musik. Lalu Zuliza duduk di samping sebelah kiri korban. Namun korban langsung mengarah ke pintu keluar.
Namun tiba-tba saksi melihat korban sedang berkelahi dan bergulat dengan Didi di belakang pintu masuk, melihat hal itu saksi berupaya menekati, namun Didi langsung kabur dan ternyata korban sudah terluka.
“Mereka bergulat di depan pintu. Saat akan dipisah pelaku lari ke luar dan korban berteriak sambil buka baju, perut aku berdarah. Saya kejar pelaku, tapi diteriaki, adek kau ditusuk. Lalu saya balik lagi menolong adik saya,” katanya.
Saat di jalan ke rumah sakit, korban masih sempat terdengar mengerang. Namun, saat dokter memeriksa, korban sudah dinyatakan meninggal dunia. “Aku dan korban sama-sama kerja sebagai sopir di hotel itu,” tutur saksi saat berada di Kamar Jenazah RS Bhayangkara Palembang.
Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Sukarami Palembang Iptu Marwan membenarkan penusuksan yang terjadi di sebuah hotel di kawasan Sukarami tersebut. Menurut Marwan, korban tewas bersimbah darah dengan luka tusuk di perut akibat benda tajam.
“Korban tewas dengan dua luka tusuk di tubuhnya dan setelah mendapat informasi tentang kejadian itu kita langsung melakukan TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi,” jelas Iptu Marwan.
Terkait motif perkelahian tersebut, Marwan menyebut masih dalam penyelidikan, termasuk mengejar terduga pelaku yang saat ini identitasnya sudah diketahui. #osk