Papua Butuh Komitmen, Bukan Sekadar Kunjungan

3

Filep Wamafma (papuakita.co)

Jakarta, BP–Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI daerah pemilihan Papua Barat, Filep Wamafma, mengatakan, komitmen Presiden membangun Indonesia penting, termasuk Papua. Tàpi, komitmen dan masalah mendasar warga Papua mesti dipahami.

“Kami tidak membutuhkan Presiden datang terus ke Papua, karena daerah lain pun membutuhkan beliau seperti Kalimantan, Sumatera. Dan Indonesia bukan hanya Papua,. Yang dibutuhkan adalah komitmen mengelola Indonesia yang begitu luas” kata Filep dalam diskusi Poltik Kebangsaan di ruangan wartawan DPR, Jakarta, Jumat (25/10).

Baca:  Rp136 Trilyun Digelontor Pusat untuk Bangun Papua

Menurut Filep, komitmen itu bisa tergambar dalam praktik politik yang tidak melulu praktis soal konsesi kekuasaan untuk kalangan partai politik. Konsesi kewenangan dalam perpsektif membangun bangsa, mestinya bisa merepresentasi Indonesia secara lebih luas dan nyata. Karena, politik lokal di daerah bagi Indonesia yang luas ini, sangat berpengaruh pada politik nasional.

Baca:  DPD RI Sahkan Pansus Papua

“Kalau tadi pagi tidak ada orang Papua yang dipanggil menjadi wakil menteri, efeknya seperti apa. Coba kita bayangkan,” tutur Filep.

Filep menilai, penting bagi negara menerapkan politik kebangsaan yang betul-betul merepresentasi Indonesia sebagai bangsa yang kaya dan luas, dengan segala histori di tiap daerah. Agar politik kebangsaan bisa diimplementasi betul secara nasional; pusat hingga daerah.

Baca:  DPD RI Sahkan Pansus Papua

“Ketika negara ingin menerapkan politik kebangsaan tidak hanya sebatas konsep kurikulum, tidak hanya sebatas 4 Pilar, tetapi bagaimana komitmen dan konsisten dari pada para pemegang kekuasaan dalam melaksanakan itu dan setiap pengambilan keputusan yang menjamin rasa keadilan dan kebangsaan sesama anak negeri,” paparnya.#duk