Yudi Bunuh Apriyanti Karena Panik Ditagih Utang oleh Korban

3

Tersangka Yudi

Palembang, BP–Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap otak pelaku pembunuhan Apriyanita, PNS Kementerian PU Balai Besar, Jalan dan Jembatan wilayah V Satker Metropolis Palembang, yang mayatnya ditemukan terkubur dan dicor di atas makam tua di TPU Kandang Kawat, Palembang, Jumat (25/10).
Aktor pembunuhan ini disebutkan bernama Yudi, yang kepada polisi mengaku membunuh karena masalah utang. “Masalah utang, saya ada utang Rp100 juta. Utang itu bisnis jual beli mobil dan kendaraanya tidak ada,” kata Yudi ditemui di Subdit III Jatanras Polda Sumsel, Jumat (25/10).
Karena terus ditagih, pelaku kemudian panik. Ia berdiskusi dengan temannya hingga direncanakanlah pembunuhan pada 9 Oktober lalu. “Tanggal 9 itulah dia nanya soal uang, karena nggak ada saya diskusi sama Novi. Malam itu kami rencanakan dia (korban) dibunuh,” katanya.
Aksi pembunuhan sendiri terjadi pada malam hari sekitar pukul 20.30. Setelah tewas, korban pun langsung dikubur dan dicor semen. “Saya bawa mobil, Novi (belum ditangkap), Amir (belum ditangkap), dan Iyas yang jerat pakai tali dalam mobil. Siap itu dikubur di Kandang Kawat, aku tidak ikut ngubur,” kata Yudi.
Untuk diketahui, selain Yudi, polisi turut mengamankan pelaku lain bernama Iyas. Sementara dua pelaku lain saat ini masih diburu.
Kasubdit 3 Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumsel AKBP Yudhi Suhariadi menyebutkan, korban Aprianita merupakan seorang PNS. “Iya benar, korban PNS,” kata AKBP Yudhi Suhariadi ditemui di lokasi Jumat (25/10).
Korban merupakan PNS di Dinas PUCK Provinsi dan beralamat di Kenten, Kota Palembang. Korban dilaporkan hilang pada 9 Oktober lalu.
“Keluarganya buat laporan ke kita dan bilang saudaranya hilang. Setelah kita cari alat bukti dan saksi, tenyata kami temukan petunjuk ini (mayat korban),” kata Kasubdit.
Diketahui, korban ditemukan tewas dikubur TPU Kandang Kawat setelah dibunuh. Dari kasus itu, polisi sudah mengamankan dua orang diduga kuat sebagai pelaku.
Dari pemeriksaan itu, polisi mendalami keterangan sejumlah saksi dan berhasil menemukan mayat korban yang sudah dicor di makam tua.
Tidak hanya dicor, mayat korban Nita juga ditemukan masih menggunakan pakaian. Di lokasi polisi menemukan jilbab yang terakhir dipakai korban.#osk

Baca:  Dibunuh Karena Sering Mengejek