Melawan Saat Ditangkap, Buronan Jambret Tumbang Ditembak

12

BP/IST Muhammad Angger Proyogi alias Yogi, buronan kasus jambret, diamankan Tekab Polresta Palembang setelah ditembak kaki kanannya karena melawan.

Palembang, BP–Berusaha melawan saat akan diamankan, Muhammad Angger Proyogi alias Yogi (19), buronan kasus jambret yang setidaknya telah 11 bulan buron terpaksa ditembak kaki kanannya oleh Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 Satreskrim Polresta Palembang. Yogi diamankannya dikediamannya Rabu (23/10) sekitar pukul 17.00.
Berdasarkan catatan kepolisian, warga Jalan DI Panjaitan, Lorong Masjid Jamik, Kelurahan Plaju Ilir, Kecamatan Plaju ini terlibat aksi jambret terhadap korban Resti Mayang Sari saat melintas dengan mengendarai sepeda motor di depan Bank Sumsel Babel Jalan Gubernur H Bastari, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan SU I Palembang, pada 8 November 2018 lalu.

Saat itu korban sedang mengendarai sepeda motor berboncengan dengan temannya dipepet dari sebelah kiri oleh pelaku dan langsung merampas tas milik korban yang diletakkan di antara korban dan temannya.
Setelah mendapatkan tas berisi satu unit ponsel, KTP, kartu ATM dan uang Rp20.000 milik korban, pelaku yang beraksi sendirian langsung melarikan diri dan atas kejadian tersebut korban melapor ke Polresta Palembang.
“Tersangka terpaksa diberikan tindakan tegas yang terukur karena berusaha melawan saat penangkapan sehingga dianggap membahayakan keselamatan petugas,” kata Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Tekab Iptu Tohirin, Kamis (24/10).
Tohirin menjelaskan, penyergapan dilakukan setelah pihaknya mendapat informasi tentang keberadaan pelaku dalam kasus pencurian disertai kekerasan tersebut dan setelah diamankan, bersama pelaku juga diamankan barang bukti satu lembar KTP dan kartu ATM milik korban.

“Saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan lebih lanjut, karena diduga masih ada tindak pidana lain di wilayah Kota Palembang yang melibatkan tersangka. Atas perbuatannya tersangka akan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan,” katanya.
Sementara itu tersangka Yogi mengakui pernah melakukan aksi jambret tersebut. “Saya melakukannya seorang diri dan ponsel yang saya dapat sudah dijual. Uangnya juga sudah saya habisnya untuk foya-foya,” katanya.#osk