Santri Ponpes Raudhatul Ulum Meninggal Jatuh dari Pohon Kelapa,

18

Jenazah Pieter Romadhoni saat dimandikan di RS Bhayangkara.

Palembang, BP–Pieter Romadhoni (15), seorang santri Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga, Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir meninggal dunia di dalam komplek Ponpes pada Senin (21/10) dinihari.
Warga Dusun I, Desa Sri Banding, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir ini diduga meninggal setelah terjatuh dari pohon kelapa.
Pieter diketahui duduk di kelas 9 MTs Pondok Pesantren yang berada di Jl KH M Harun.
Giyana, kakak korban yang ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara, Palembang, mengatakan pihak keluarga mendapat kabar kalau Pieter terjatuh dari pohon kelapa yang ada di komplek Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Senin subuh.
“Berdasarkan keterangan dari pihak Ponpes bahwa adik saya meninggal dan dibawa ke Puskesmas Inderalaya dan kemudian dirujuk ke RS Bari Palembang, tetapi sudah dalam keadaan meninggal dunia dan terakhir dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumsel,” katanya.
Dokter Forensik RS Bhayangkara Palembang Kompol dr Mansuri, Sp Kf mengatakan dari hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah remaja kiriman dari Polsek Inderalaya yang diduga jatuh.
“Di tubuh korban memang ditemukan benturan benda tumpul dikepala dan tubuhnya yang diduga jatuh,” katanya.
Dikatakan Mansuri, mayoritas luka memar terdapat di bagian tubuh dan ada beberapa bagian tulang yang serta di bagian kepala.
“Kalau dilihat karena insiden atau kecelakaan karena ada beberapa saksi yang melihat,” katanya.#osk