Hajar Istri Dengan Bambu, Masuk Penjara

9

Pelaku penganiayaan kepada istri diamankan petugas.  

Muaraenim, BP–Jika tidak bisa mengendalikan emosi, maka penjara akan menanti. Itulah yang dialami Antoni (36), warga Dusun II, Desa Payaangus, Kecamatan Sungai Rotan, Muaraenim.

Dia terpaksa diamankan dan mendekam di penjara Polsek Sungai Rotan, Selasa (15/10) sekitar pukul 20.30, gara gara menghajar istrinya, Nopita Sari (27), menggunakan sepotong bambu hingga mengalami memar.

Baca:  Karena HP, Suami Nekat Aniaya Istri

Kejadian itu bermula pada 7 Oktober 2019,  pelaku dan korban terlibat keributan mulut di dalam rumah tangga yang belum diketahui penyebab sebenarnya. Saat terlibat keributan, pelaku tidak bisa mengendalikan emosinya sehingga nekat memukul tubuh korban dengan menggunakan sepotong bambu.

Akibatnya korban mengalami luka memar di bagian kepala dan luka lecet pada tangan sebelah kiri. Usai kejadian, pelaku langsung meninggalkan korban dengan pergi dari rumah tersebut.

Baca:  Guru Olahraga Aniaya Ibu Kandung

Tidak terima dengan perbuatan pelaku, membuat korban melaporkannya ke Polsek Sungai Rotan dengan LP.B/64/X/2019/SS/Res ME/Sek Sungai Rotan tanggal 7 Oktober 2019.

Menindaklanjuti laporan tersebut petugas melakukan penyelidikan keberadaan pelaku. Hingga akhirnya petugas berhasil membekuk pelaku, Rabu (16/10), saat pelaku pulang kerumahnya.

Kapolres Muaraenim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta, ketika dikonfirmasi, Rabu (16/10) membenarkan penangkapan tersebut.

Baca:  Dua Pelaku Penganiaya Mahasiswa Diamankan

“Pelaku telah diamankan berikut barang buktinya untuk menjalani proses hukum,” jelasnya.#nur