Evaluasi Kemendagri Terkait APBD P Sumsel Tahun 2019 Sudah Turun

4

BP/DUDY OSKANDAR Ketua DPRD Sumsel sementara Hj RA Anita Noeringhati

Palembang, BP–Ketua DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) sementara Hj RA Anita Noeringhati memastikan evaluasi APBD Perubahan Provinsi Sumsel tahun 2019 sudah turun dari Kemendagri.
“Kita sedang mengirim surat besok, pak Sekwan yang akan berangkat untuk mempertanyakan apakah boleh pimpinanan DPRD Sumsel sementara mengevaluasi itu, karena AKD belum terbentuk, karena biasanya yang mengevaluasi adalah banggar,” kata Anita usai menerima Aktivis Sumsel Bersatu (ASB), Rabu (16/10).
Tapi mengingat waktu yang sangat sempit menurut Anita , harusnya ada dispensi mengenai hal tersebut.
“Hasilnya semua tidak ada yang dikatakan dilarang, jadi itu yang amannya,” kata Anita.
Walaupun hingga kini menurut Anita Alat Kelengkapan Dewan (AKD) belum terbentuk di DPRD Sumsel.
“Kita masih dalam proses karena seluruh AKD ini bisa terbentuk kalau pimpinan sudah dilantik, sementara kami masih menunggu SK dari Kemendagri untuk pelantikan pimpinan definitif,” kata Anita.
Dan prosesnya menurut politisi Partai Golkar diserahkan kepada Kemendagri sendiri.
Disebutkannya pada Perubahan (PPAS-P) Tahun Anggaran 2019 disepakati sejumlah Rp10.536.925.626.185,80,-mengalami peningkatan sejumlah Rp823.452.381.676,59.- atau naik 8,48 persen dari anggaran APBD Induk Tahun anggaran 2019 yang berjumlah Rp 9.713.473.244.482,25,-
Dengan rincian pendapatan Daerah pada APBD induk Tahun Anggaran 2019 Rp 9.660.923.645.962,25 menjadi Rp 9.849.942.842.746,55 pada perubahan APBD Tahun 2019 meningkat sebesar Rp 189.019.196.784,30,-atau 1,96 persen.
Belanja daerah pada APBD Induk Tahun 2019 sebesar Rp 9.713.473.244.482, 25,- menjadi sebesar Rp 10.533.925.626.158,80,-. Perubahan APBD P Tahun 2019 meningkat sejumlah Rp 820.452.381.676,59 atau naik 8,45 persen.
Penerimaan pembiayaan pada APBD Induk Tahun anggaran 2019 Rp 52.549.598.520,00,- menjadi sebesar Rp 686.982.783.412,29,-. Pada Perubahan APBD Tahun 2019 Rp 634.433.184.892,29,- atau 1.207,30 persen.
Pengeluaran Pembiayaan semuala dianggarkan pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2019 dianggarkan sebesar Rp 3 Milyar.#osk