Generasi Milenial Harus Bijak Mengelola Medsos

7

FORUM DISKUSI-Kepala Diskominfo Provinsi Sumsel Achmad Rizwan foto bersama seusia membuka acara forum group discussion yang diadakan di Grand Atyasa Convention Center, Selasa (15/10/2019).
 

Palembang, BP

Generasi milenial diminta bijak dalam mengelola media sosial (medsos). Demikian benang merah kegiatan Forum Group Discussion Bidang IT, Dengan Semangat Hari Sumpah Pemuda ke 91 tahun 2019 Kita Wujudkan Generasi Cerdas Generasi Bijak Mengelola Media Sosial (Medsos) Menuju Sumsel Maju Untuk Semua.

Kegiatan ini digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di Grand Atyasa Convention Center, Selasa (15/10/2019).

Baca:  Di Era Digital, Kas Hartadi Justru Takut Bermain Media Sosial

Kepala Diskominfo Provinsi Sumsel Achmad Rizwan di sela-sela acara diskusi mengatakan, perkembangan medsos itu sangat luas.

“Maka kita rangkul semuanya dimulai dari generasi milenial agar cerdas dan bijak dalam mengelola medsos,” kata Achmad Rizwan.

Ia mengatakan, peserta yang hadir dalam forum group discussion ini ada 200 orang terdiri dari pelajar, mahasiswa, admin akun publik atau medsos dan lain-lain. Untuk saat ini yang milenial dulu, nantinya ke depan juga akan diundang ibu-ibu dan lain-lain.

Baca:  Di Era Digital, Kas Hartadi Justru Takut Bermain Media Sosial

“Tujuan diadakannya forum group discussion ini untuk memberikan edukasi dan mewujudkan generasi yang bijak dalam penggunaan medsos. Selain itu meminimalisir kesalahan yang bisa dilakukan di medsos, dan mengetahaui dampaknya serta memperluas hal yang positif,” ungkapnya.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi di Sumsel saat ini sudah sangat baik. Selaras dengan keinginan Gubernur Sumsel Herman Deru yang ingin mengembangkan teknologi maka internet akan masuk desa. Dengan cara pemberian internet dan wifi di kabupaten/kota yang dilaksanakan secara bertahap.

Baca:  Di Era Digital, Kas Hartadi Justru Takut Bermain Media Sosial

“Untuk launching internet masuk desa ini akan diresmikan langsung oleh Presiden Jokowi. Seharusnya tanggal 10 Oktober lalu, namun karena kesibukan beliau maka diundur dan jadwalnya masih menunggu,” bebernya. #dud