Disdik Minta Sekolah Transparan Penggunaan Dana Bosnas

5

Kabid SMP Disdik Palembang Herman Wijaya
 

Palembang, BP

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang memberi peringatan kepada semua kepala sekolah agar transparan dalam penggunaan dan pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah Nasional (Bosnas).

Peringatan ini menyusul akan cairnya dana Bosnas sekolah baik jenjang SD maupun SMP pada November 2019 yang akan datang.

Demikian dikatakan Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Palembang Herman Wijaya, Selasa (15/10/2019).

“Saat ini masih menunggu Surat Perintah Pencairan Dana(SP2D) Triwulan IV 2019 dipasti Dana tersebut aka cair dan bisa dimanfaatkan sekolah pada bulan November nantinya,hendaknya Kepala SD dan SMP bersabar. Cairnya dana Bosnas ini meminta supaya sekolah berhati-hati dalam menggunakan anggaran BOS tersebut,” tegas Herman.

Menurutnya, semua pengeluaran yang memakai dana pemerintah harus dipertanggungjawabkan dengan baik.

Yang lebih penting, lanjut Herman, sekolah tidak diperkenankan melakukan pungutan dana dalam bentuk apapun. Sebab, kebutuhan pendidikan sudah dipenuhi dari APBD berupa bantuan operasional pendidikan daerah (Bopda) dan BOS.

“Jadi tidak ada alasan lagi untuk melakukan pungutan sekolah, dan gunakan papan infromasi pengelolaan dana BOS sehingga sistem trasparan dan akutabel dapat dilaksankan serta diharapkan tetap mematuhi juklak dan juknis sesuai pentujuk buku BOS,” papar Herman

Ia menambahkan, jika terdapat sekolah yang melakukan pungutan, lebih-lebih pungutan liar kepada siswa, maka sekolah tersebut telah melanggar peraturan.

“Ya kalau ketahuan, silahkan lapor kepada pihaknya soal saksi pasti ada sanksinya. Nanti pihak berwenang yang akan menangani. Tapi tetap semuanya harus dikaji dan dilihat, pungutan apa itu dan tujuannya apa,” pungkasnya. #sug