OKI Disergap Asap, Jembatan Kayuagung Nyaris Lenyap

4

Jembatan Kayuagung saat pagi Senin (14/10).

Kayuagung, BP--Kota Kayuagung ternyata tak lepas dari bencana kabut asap. Sejak Ahad 13/10 sore, kabut pekat menyelimuti kota hingga ke Senin 14/10 petang belum juga berakhir Kondisi ini membuat warga cemas, takut kalau serangan asap berlangsung lama. Selain itu kondisi anak sekolah juga dikhawatirkan terganggu akibat asap. Sesak dan membuat perih mata.

Pekatnya kabut asap yang menyelimuti seantero Kota Kayuagung dan sekitar, selain mengganggu aktifitas, juga dikhawatirkan berakibat buruk bagi kesehatan masyarakat. Tidak hanya orang dewasa, bahkan anak-anak.

Baca:  Pemkab OKI Akan Mediasi Warga Kedaton dengan Perusahaan

Kepala BPPD Kabupaten OKI Listiadi Martin, asap pekat ini akibat terbakarnya lahan PT Gading Cempaka.

Diungkapkan dia lagi, kami hendak meninjau lokasi kebakaran menggunakan helikopter, dari Taman Segitiga Emas Kayuagung. Namun batal, sebab asapnya terlalu pekat, pilot tidak berani.

“Bahkan untuk pulang ke Palembang pun pilot tidak berani,” ungkap Listiadi seraya meninggalkan helikopter, Senin 14/10.

Baca:  Petani OKI Dibantu Rp6,9 Miliar

Sementara itu, Ninin salah satu warga yang berkunjung di pameran OKI Expo 2019 di pelataran GOR Perahu Kajang Kayuagung mengungkapkan kekhawatirannya, akan kondisi udara di wilayah Kota Kayuagung saat ini.

“Asap kian tebal, bahkan abunya masih berterbangan. Seperti tadi subuh, sempat masuk ke rumah dari sela – sela ventilasi udara dapur. Jika ini terus terjadi, kita khawatir dapat mengganggu kesehatan,” ungkapnya

Baca:  Jelang Tol Diresmikan, Waskita Karya Perbaiki Jalan Akses Warga Sepanjang 3 Km

Makanya dia tak membawa serta anak anaknya ke ekspo.
“Kalau kabht asap masih bisa pake masker, nah ini mata pedas karena abu berterbangan,” tukasnya. #ros