Kabut Asap Kian Pekat, Disdik Palembang Rumahkan Siswa

2

Palembang, BP

Dinas Pendidikan Kota Palembang kembali meliburkan seluruh TK/PAUD, SD, dan SMP lantaran kualitas udara yang dinilai tidak sehat berdasarkan informasi dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Palembang dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

 

“Karena udara berbahaya, semua sekolah dari TK/Paud/SD/SMP baik swasta maupun negeri hari ini dirumahkan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang H Ahmad Zulinto, Senin (14/10).

 

Menurut Zulinto, diliburkan siswa ini dikarenakan udara Palembang sangat tidak baik untuk kesehatan anak-anak didik. Sehingga mereka diperintahkan untuk belajar di rumah.

 

“Pagi ini saya akan rapat bersama Pak wali untuk membahas masalah dampak buruk kabut asap ini, dan berapa hari anak akan dirumahkan,” singkat dia.

 

Terpisah, Kepala SDN 152 Palembang Wina Karitka mengatakan, pihaknya hari ini meliburkan siswanya.

 

“Meliburkan siswa untuk belajar di rumah suatu hal yang sangat tepat supaya peserta didik terhindar dari penyakit Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Kalau untuk mulai kembali, kita menunggu keptusan selanjutnya dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang,” katanya.

 

Senada dikatakan Kepala SMPN 9 Palembang, Hastia. Ia menyatakan seluruh murid dipulangkan karena kabut asap semakin parah menyelimuti Kota Palembang.

 

“Mengingat kondisi kabut asap yang semakin pekat, anak-anak hari ini kami pulangkan. Untuk besok, tunggu instruksi dari Dinas Pendidikan Kota palembang,” tambahnya.

 

Dia mengaku baru pagi ini para murid dipulangkan lebih awal. Meski diliburkan, Hastia meminta seluruh muridnya tetap belajar di rumah.

 

“Kami berharap anak-anak yang diliburkan tidak bermain di luar, tapi belajar di dalam rumah. Diliburkan bukan untuk libur, tetapi belajar di rumah agar pelajaran tidak tertinggal,” pungkasnya. #sug