Hindari Terkena ISPA, Siswa Diliburkan

12

DILIBURKAN-Siswa SD Negeri 152 Palembang diliburkan karena kondisi kabut asap yang semakin pekat, Senin(14/10/2019).
 

Palembang, BP

Kondisi kabut asap yang semakin pekat, membuat Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang melibutkan siswa dari jenjang TK, PAUD, SD hingga SMP.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto menginstruksikan bagi seluruh sekolah dimulai dari TK hingga SMP untuk meliburkan siswanya.

“Karena udaraberbahaya semua sekolah dari TK/Paud/SD/SMP baik swasta maupun negeri hari ini dirumahkan,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Palembang Ahmad Zulinto, Senin (14/10/2019).

Menurut Zulinto, diliburkan siswa ini dikarenakan udara Palembang sangat berbahaya tidak baik bagi kesehatan, jadi anak-anak untuk belajar di rumah.

Baca:  Asap Makin Pekat, Sekolah di Sumsel Mundurkan Jam Belajar Mengajar

“Pagi ini saya akan rapat bersama Pak wali untuk membahas masalah dampak buruk kabut asap ini, dan berapa hari anak akan dirumahkan,” singkatnya.

Zulinto tak ingin memaksakan siswa untuk belajar dalam kondisi kabut adap berbahaya sehingga kesehatan siswa menjadi alasan penting.

Sementara dari pantauan di SD Negeri 152 Palembang, Senin (14/10/2019) pagi, ratusan siswa yany masuk kemudian langsung diberikan pengumuman untuk belajar di rumah. Mereka yang mengenakan seragam berikut masker penutup hidung dari rumah kemudian dipulangkan.

Baca:  Penderita Ispa Terbanyak di Palembang

Kepala SDN 152 Palembang Wina Karitka mengatakan, pihaknya hari ini meliburkan siswanya.

“Meliburkan siswa untuk belajar di rumah suatu hal yang sangat tepat supaya peserta didik terhindar dari penyakit Infeksi saluran pernapasan (ISPA) dampak dari kabut asap yang levelnya saat ini berbahaya. Kalau untuk mulai masuknya kita menunggu selanjutnya dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang,” katanya.

Kepala SMPN 9 Palembang Hastia mengatakan, seluruh murid dipulangkan karena kabut asap semakin parah menyelimuti wilayah Kota Palembang.

Baca:  Ahmad Zulinto Keluarkan Edaran Penggeseran Jam Belajar Terkait Kabut Asap Semakin Pekat

“Mengingat kondisi kabut asap yang semakin pekat, anak-anak hari ini kami pulangkan. Untuk besok, instruksi dari Dinas Pendidikan Kota palembang,” tambahnya.

Dia mengaku, baru pagi ini para murid dipulangkan lebih awal, Meski diliburkan, Hastia meminta seluruh muridnya tetap belajar di rumah.

“Kami berharap kepada anak-anak yang diliburkan tidak bermain di luar, tapi belajar di dalam rumah. Diliburkan bukan untuk libur, tetapi belajar di rumah agar pelajaran tidak tertinggal,” pungkasnya. #sug