Ultimate magazine theme for WordPress.

Dinas Perdagangan Sumsel Dukung Wacana Minyak Curah Jadi Kemasan

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan Yustianus

Palembang, BP

Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan mendukung rencana Pemerintah Pusat melarang minyak goreng curah beredar di pasaran tahun 2020. Meskipun sampai saat ini belum ada edaran resmi dari pihak Kementerian Perdagangan.

“Kami mendukung kebijakan ini, terlebih lagi jika minyak curah bisa dialihkan menjadi minyak kemasan. Rencana kebijakan tersebut saya rasa mempunyai tujuan yang cukup baik. Apalagi jika packing untuk minyak goreng curah akan mengarah ke minyak kemasan,” jelas Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan Yustianus saat dijumpai di Griya Agung, Rabu (9/10/2019).

Baca Juga:  Update 23 Mei: Tambah 32 Kasus, Pasien Corona di Sumsel Tembus 725 Orang

Katanya, jika minyak curah bisa dikemas dengan baik, konsumen bisa melihat label nama perusahaan, kapan diproduksinya dan izin pemasarannya. Keamanan konsumen pun tentu lebih terjamin, Serta Konsumen tak perlu khawatir dengan kualitasnya.

Apalagi dari sisi harga baik minyak goreng curah dan minyak goreng kemasan memiliki harga jual yang tidak jauh berbeda. Jika minyak goreng curah dijual dengan Rp 10 ribu perkilo sementara minyak kemasan dipasarkan dengan Harga Eceran tertinggi (HET) Rp 10.500 ribu sampai Rp 11 ribu per kilo.

Baca Juga:  Mayat Mrs X Ditemukan di Jalan Soekarno Hatta

“Jadi ini lebih kepada kemasannya. Karena masih ada tenggang waktu, kita harap produsen minyak curah bisa mempersiapkan alternatif kemasan untuk minyak curah yang lebih laik edar,” ujar Yustianus. #son

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...