Gelar Sholat Ghoib, ACT Sumsel Ajak Masyarakat Peduli Wamena

3


Palembang, BP
Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap cabang Sumatera Selatan menggelar sholat ghoib bersama masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap tragedi kemanusiaan yang terjadi di Wamena, Jumat (4/10).

Bertempat di Masjid Ar Raiyah, DPRD Sumsel, sholat ghoib yang dilaksanakan kemarin sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang telah menjadi korban tragedi kemanusiaan di Wamena, sekaligus menggalang kepedulian masyarakat Sumsel untuk membantu ribuan warga yang hingga kini masih mengungsi di Wamena untuk dapat kembali ke daerah asal mereka.

Dihadiri oleh masyarakat, rekan komunitas, dan kampus, kegiatan sholat Ghoib ini menjadi salah satu bentuk keprihatinan masyarakat Sumsel terhadap korban tragedi kemanusiaan Wamena.

Hingga kini, tercatat sebanyak 33 orang meninggal dunia, 70 orang mengalami luka-luka, dan ribuan mengungsi ke luar Papua untuk menyelamatkan diri. Ribuan warga tersebut mengungsi di Jayapura dengan fasilitas seadanya.
Sebelumnya, Kamis (03/10), rapat konsolidasi juga digelar untuk menyatukan kepedulian untuk saudara sebangsa di Wamena.

Hening selaku Humas ACT Sumsel menuturkan bahwa sebagai seorang muslim sudah sepantasnya kita peduli terhadap tragedi yang terjadi di Wamena. Hadirnya ACT untuk memfasilitasi masyarakat bersama peduli saudara sebangsa.

“Wamena ini adalah isu kemanusiaan yang besar. Sudah seharusnya kita peduli akan nasib saudara kita di sana. Banyak sekali saudara muslim yang menjadi korban tragedi Wamena. ACT sebagai lembaga kemanusiaan Insya Allah akan terus bersama saudara kita di sana untuk dapat kembali ke daerah asalnya dengan selamat,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat untuk membantu membangun kembali semangat para korban, supaya hilang rasa trauma yang mereka rasakan.

“Semoga dengan kepedulian kita ini akan menjadi pemberat catatan amal kita di akhirat kelak,” sahutnya.

Bergerak cepat menanggapi tragedi kemanusiaan di Wamena, ACT telah membuka posko kemanusiaan di Jayapura, layanan medis, posko media dan crisis center, layanan makan gratis untuk masyarakat yang mengungsi di Jayapura, Papua.

Tak hanya itu, kemarin (03/10) ACT juga bekerjasama dengan maskapai penerbangan, mencarter satu buah pesawat khusus untuk menerbangkan ratusan pengungsi dari Jayapura ke Sumatera Barat.
Hingga kini, tersisa sekitar 2.500 warga masih terjebak di posko pengungsian di Wamena dengan kondisi seadanya.

“Melalui Gerakan Aksi Sumsel Peduli Wamena, ACT mengajak seluruh masyarakat untuk dapat ikut serta mendoakan saudara yang telah menjadi korban di Wamena, serta turut peduli dengan memberikan bantuan terbaik yang bisa disalurkan melalui ACT, yaitu di Rekening Atas Nama Aksi Cepat Tanggap, BNI Syariah ( 66 0000 5505), untuk konfirmasi dapat menghubungi kontak 081369007979,” katanya. #osk