FJM Berkerjasama SKK Migas Gelar Field Trip Ke Toga  Kenangan di Muba

10

BP/DUDY OSKANDAR
Wartawan yang tergabung dalam Forum Jurnalis Migas (FJM), Selasa (1/10) melakukan kegiatan Field Trip di wilayah PT Pertamina Asset 2 (Limau) dan PT Medco E&P Indonesia (Rimau/Kaji) kegiatan ini berkerjasama dengan Satuan Kerja Khusus pelaksana kegiatan hulu minyak dan gas (SKK Migas) Sumbagsel, Selasa (1/10).

Palembang, BP

Wartawan yang tergabung dalam Forum Jurnalis Migas (FJM), Selasa (1/10) melakukan kegiatan Field Trip di wilayah PT Pertamina Asset 2 (Limau) dan PT Medco E&P Indonesia (Rimau/Kaji) kegiatan ini berkerjasama dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) Sumbagsel, Selasa (1/10).

Field Trip dengan melakukan kunjungan ke  Kelompok Program Tanamam Obat Keluarga (Toga) Kenanga, yang terletak Desa Gajah Mati Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumbagsel,Adiyanto Agus Handoyo menerangkan bahwa, kegaiatan Media Field Trip ini, selain meningkatkan hubungan silahturahmi, juga mengenalkan kepada awak media, apa saja yang dilakukan PT Medco E&P Indonesia, dalam meningkatkan ekonomi, khususnya berbasis kerakyatan.

Baca:  PALI Bidik Dua Blok Migas

“Untuk kegiatan hari ini, kita bagi menjadi dua kelompok, jadi disana kalian akan melihat,bagaiman upaya kita melakukan pengembangan ekonomi kerakyatan, melalui binaan pengembangan obat herbal,”jelasnya saat melepas keberangkatan.

Novita Ambarsari itu selaku Community Development PT Medco E&P mengatakan, tujuan field trip ini adalah mengeksplor obat-obatan herbal yang berasal dari tanaman budidaya koperasi yang merupakan salah satu CSR dari PT Medco E&P.

“Dalam kegiatan diharapakan dapat bersinergi antara Wartawan tergabung FJM dengan SKK Migas serta KKKS.

Baca:  DPC Hiswana Migas Palembang Gandeng ACT Bangun Masjid untuk Penghafal Quran

Selain silaturahmi, kegiatan ini juga diharapkan menjadi ajang sinergitas antara rekan media dengan SKK,’’ katanya.

Menurutnya, suatu perusahaan memiliki kewajiban untuk melakukan pembinaan untuk mengembangkan perekonomin masyarakat. Bahkan bukan hanya soal minyak dan gas saja.

Karena itu pihak PT Medco E&P Rimau melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan pemerintah setempat terutama warga koperasi Toga (Tanaman obat Keluarga) Desa Gajah Mati Kecamatan Babat Supat Muba yang sudah memiliki merupakan desa yang dinilai potensial untuk dikembangkan.

“Jadi, Desa Gajah mati ini merupakan kampung obat herbal binaan PT Medco EP Rimau sejak 2011 lalu. Sejauh ini keberadaannya mampu meningkatkan perekonomian masyarakatnya serta masyarakat,” lanjutnya.

Baca:  SKK Migas – KKKS Wilayah Banyuasin Luncurkan Program CSR Untuk Kelompok Tani Karya Tani

Sementara itu, Ketua Forum Jurnalis Migas (FJM) Sumsel, Oktaf Riady mengatakan, kegiatan FJM Sumsel ini sudah terjalin dengan baik, yang sudah dibangun lama. Kegiatan ini sangat bagus, selain mendapatkan edukasi juga ada resfresing.

“Terima kasih kepada PT Medco EP dan SKK Migas yang sudah memberikan kesempatan pada rekan-rekam jurnalis untuk menambah wawasan disini. Dengan adanya silaturahmi seperti ini maka saling kenal, sehingga mudah komunikasi,’’ katanya.#osk