Denpom II/4 Sriwijaya Amankan 28 Orang Diduga Wanita Malam Tanpa Dilengkapi Identitas

31

BP/IST
Detasemen Polisi Militer (Denpom) II/4 Swj, menggelar Razia Oknum TNI – Polri yang tergabung dari 35 orang personil dari 3 Intansi, yang dilaksanakan Jumat (20/9) sekira Pukul 00.00 hinngga Pukul 02.30 .

Palembang, BP

Detasemen Polisi Militer (Denpom) II/4 Swj, menggelar Razia Oknum TNI – Polri yang tergabung dari 35 orang personil dari 3 Intansi, yang dilaksanakan Jumat (20/9) sekira Pukul 00.00 hinngga Pukul 02.30 .

Para puluhan wanita yang terjaring Razia diduga wanita malam yang bekerja di Diskotik setempat, mulai dari Cafe RD, Cafe Pazia penungkang, Manshion, serta Cafe-cafe di daerah Underpas Fatal dan terakhir ke Cafe HIC.

Baca:  Razia Tempat Hiburan Amankan 28 Pengunjung dan Pemandu Karoke

“Kita melaksanakan razia ke cafe-cafe yang ada di Kota Palembang. Untuk minggu depan pihaknya akan disambut dengan pekan disiplin dalam rangka menegakkan aturan disiplin untuk Oknum TNI,” kata  Dandenpom II/4 Sriwijaya Palembang Letkol Cpm Ashariarto SE melalui Kasi Gakkum Pomdam ll Swj, Kapten Cpm Zainal Makruf, didampingi Pasi Gakkum Denpom ll/4 Swj, Kapten Cpm Erly Saputra, Serta Kabid Ops Pol PP H.Sri Hendra M,Si.

Baca:  Dishub Sumsel Belum Lakukan Razia Untuk Taksol

“Untuk malam ini di back up oleh tiga angkatan yakni dipandu dari anggota Satpol PP Kota Palembang, TNI AL, dan Propam Polresta Palembang,” katanya.

Dalam giat razia tersebut, pihaknya tidak menemukan oknum TNI – Polri yang berada di diskotik. Hanya saja pihaknya berhasil mengamankan 28 orang yang diduga wanita pekerja malam yang tidak dilengkapi identitas diri, dan terpaksa diamankan.

Selanjutnya Zainal mengatakan, pihaknya membuat surat penyerahan kepada yang berwenang yakni dari pihak Satpol PP Kota Palembang. “Karena itu tugas yang berwenang, karena ini sifatnya Sipil jadi kita serahkan,” katanya.

Baca:  Puluhan Motor dan 1 Bus Kota Dikandangkan

Zainal berharap agar kegiatan razia yang akan datang bisa bergabung dengan anggota BNN Sumsel. “Karena diduga banyak para Pengunjung Diskotik yang diduga menggunakan Narkotika dan obat – obatan terlarang,” katanya.#osk