Home / Headline / Rembuk Aktivis Se-Sumsel di Pastikan Tidak Ada  Hidden  Agenda.

Rembuk Aktivis Se-Sumsel di Pastikan Tidak Ada  Hidden  Agenda.

BP/DUDY OSKANDAR
Ketua Pelaksana Rembuk Aktivis Se-Sumsel , Rudy Pangaribuan didampingi Sekretaris Pelaksana Firdaus Hasbullah dan Panitia Inti saat konferensi pers di Hotel Beston Rabu (18/9)

Palembang, BP

Ratusan Aktivis yang bakal hadir di acara Rembuk Aktivis Se- Sumatera Selatan (Sumsel) yang bakal dilaksanakan di Palembang dari tanggal 19-21 September 2019 tepatnya di Hotel Beston Eks Hotel Horison.

Ketua Pelaksana acara, Rudy Pangaribuan mengatakan bahwa rembuk aktivis Sumsel ini menghadirkan seluruh aktivis lintas generasi, lintas organiasi untuk menyatukan demi menjaga dan mengasah dialetika antar aktivis.

“Acara ini intinya  adalah  ajang silaturahmi, ajang kumpul-kumpul, ajang kangen-kangenan dari kawan-kawan aktivis lintas generasi mulai 91 sampai saat ini, karena kita yakin momentum sejarah tidak bisa berdiri sendiri, saling berkaitan , oleh karena itu kita ingin seluruh aktivis datang esok hari mulai pukul 14.00 FGD dimulai sampai pembukaan dan penutupan jam 10 malam,  datang sama-sama kita bercerita, silaturahmi sambil mengasah otak dialegtika yang lama tidak kita asah,” katanya saat konfensi pers di Hotel Beston Rabu (18/9)

Selain itu pihaknya akan melaksanakan komisi-komisi yang akan menghasilkan  resolusi dan rekomendasi dan manifesto.

“Jika nanti akan muncul adanya lembaga permanen, kita disini hanya ingin memfasilitasi saja, tanpa ada seting-seting atau kepentingan politik tertentu,”  katanya.

Dijelaskan Mantan Komisioner KPU Kota Palembang ini, Dalam merumuskan  manisfesto ini tim akan membuat rumusan melalui Komisi hukum, Komisi politik, Komisi sosial dan budaya, untuk menghasil hal yang dapat mensejahterahkan masyarakat.

“Diharapkan semua aktivis yang ada di seluruh Sumsel ini dapat hadir. Hingga saat ini juga yang telah terdata dan siap menghadiri acara sudah mencapai ratusan orang. Semua terkoordinasi dengan baik, mohon doanya saja semoga lancar,”  katanya.

Sementara itu, Sekretaris Pelaksana acara, Firdaus Hasbulah memastikan dalam acara Rembuk Aktivis Se-Sumsel tidak ada siapapun menyelipkan hidden  agenda apapun.

“ Semua aktivitas  yang berkumpul ini  nantinya akan mengeluarkan  ide dan gagasan yang baik untuk didaerahnya masing-masing dan provinsi Sumsel,  ini yang kami tegaskan tidak ada yang mensponsori kegiatan ini apalagi untuk kepentingan pribadi, semua kegiatan ini dilandaskan  rasa  keinginan kita kumpul bersama , keinginan kita untuk bersilaturahmi sama –sama karena ini baru terjadi pasca reformasi, silaturahmi bersama , oleh sebab itu momentum itu kita manfaatkan selain kongkow, silaturahmi juga berdiskusi, bukan berdebat, yang ada diskusi menyampaikan  ide-ide yang baik untuk kemajuan Sumsel  dan kabupaten kota yang ada, seperti persoalan kemiskinan, adakah solusi Pemprov Sumsel dalam rangka misalnya mengurangi angka kemiskinan, membangun  ekonomi masyarakat, memberikan bantuan bibit, sawah atau padi , kedua masalah dibidang pariwisata juga diangkat sosial budaya disana ditemukan mengurangi angka pengangguran  supaya pariwisata kita berjalan dengan maksimal,” katanya.

Selain itu menurutnya,  silahturami ini upaya kontruksi yang menyeimbang untuk pemerintah baik provisin maupun kabupaten kota

“Saat ini 500 aktivis se Sumsel yang sudah siap hadir, dan masih menunggu aktivis lainnya, kita undang seluruh aktivis, aktivis yang belum tahu, silahkan datang besok,” katanya.#osk

x

Jangan Lewatkan

Ikuti Tes Kesehatan Heri Amalindo Mendapat Ucapan Ulang Tahun dari Awak Media dan Pegawai RSMH

Palembang, BP Ada pemandangan tak biasa saat pelaksanaan tes kesehatan yang dilakukan calon Bupati di Rumah Sakit Muhammad Husin (RSMH) ...