Menristekdikti Fokus Harteknas Berimbas Pilrek Unsri Molor

11

(Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unsri Prof Dr Alfitri MSi)

 

Palembang, BP

Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek) Unsri masa kerja 2019-2023 terpaksa menyampaikan molornya jadwal Pemilihan Rektor tahap akhir lantaran Kementerian Riset dan Teknologi (Menristekdikti) belum merespon tiga nama yang diajukan untuk kemudian dijadwalkan pemilihan oleh senat dan dari kementerian.

Pasalnya, saat ini Menristekdikti dikabarkan tengah fokus diagenda tahunan tentang persiapan Hari Teknologi Nasional (Harteknas) 2019.

Demikian dikatakan oleh Ketua Pilrek Unsri Prof Dr Alfitri MSi. Menurutnya saat ini pihaknya masih menunggu kabar dari Menristekdikti tentang petunjuk jadwal Pilrek.

Baca:  Mahasiswa Unsri Tolak Hasil Pemira 2017, Dianggap Banyak Kecurangan

“Perlu kami sampaikan Pemilihan Rektor Unsri masa kerja 2019-2023 tahap saat ini masih menunggu kabar Kemenristekdikti. Jika prediksi jadwal itu seharusnya akhir Agustus sudah selesai, ini kemungkinan pertengahan September nanti,”ujarnya, Rabu (5/9).

Namun demikian, Alfitri mengatakan bahwa masa kerja Rektor Unsri Prof Dr Ir Anis Saggaff MSCE akan berakhir bulan Oktober 2019 sehingga tak berdampak atas molornya jadwal Pilrek karena estimasi pertengahan September dijadwalkan Pilrek tahap akhir.

Baca:  Mahasiswa Teknik Geologi Unsri Pembicara di Queen’s University Belfast – Irlandia Utara

“Selain keseibukan Kemenristekdikti juga pihak PP ATK yang saat ini tengah fokus di pemilihan Capim KPK. Nanti kalau selesai ya akan juga memeriksa calon rektor misalnya laporan harta kekeyaan dan lainnya,”urainya.

Dikatakan Alfitri bahwa Pilrek Rektor Unsri tahap akhir sebelumnya telah mengerucut menjadi tiga nama yakni Prof Dr Ir Andy Maulana MSc, Prof Dr Ishak Iskandar MSc dan Petahana Prof Dr Ir H Anis Saggaf MSCE.

Baca:  Gubernur Hadiri Sidang Promosi Doktor Arvita

“Untuk komposisi pemilih akan berasal dari anggota senat sebanyak 78 dan nanti 35 persen dari kementerian,”pungkasnya. #sug