KGC OI Gelar Bimtek PTK dan Lawatan Sejarah Untuk Guru Sejarah SMA dan Guru IPS SMP di OI

22

Palembang, BP
Komunitas Generasi Cendekia (KGC) Ogan Ilir (OI)
Pimpinan Ketua KGC OI yang juga guru SMAN 1 Kandis, Andi Kumaini, S.Pd., M.Pd menggelar bentuk Bimbingan Tehnis (Bimtek) Penyusunan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Lawatan Sejarah untuk guru sejarah tingkat SMA dan guru IPS tingkat SMP di lingkungan Kabupaten OI dengan tema “Lawatan Sejarah Lokal Sebagai Sumber Pembelajaran dalam Upaya Peningkatan Kemampuan Menulis Ilmiah Bagi Guru Sejarah/Ips dan Pemahaman Sejarah Lokal Bagi Peserta Didik”. Kegiatan berlangsung dari tanggal 28 sampai 30 Agustus.
Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama antara Komunitas Generasi Cendekia Ogan Ilir dengan Direktorat Sejarah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Fasilitasi kesejarahan ini merupakan program pengembangan kesejarahan di bawah Direktorat Kebudayaan.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Saptari Novia Stri, S.H selaku Kasubid Penulisan Sejarah Direktorat Sejarah Kementrian Pendidikan dan kebudayan bertempat di Hotel ilaya, OI, Rabu (28/8).

Turut menghadiri Dra. Hj. Endah Kesuma Dewi, MT. Analis Kurikulum dan Pembelajaran SMA Dinas Pendidikan dan Kebudaan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Dra. Hj. Zumrodah, MM Kasi Kurikulum SMP Dinas Pendidikan OI, Koordinator Pengawas Bina SMA Sumsel wilayah OI, Ketua MKKS SMA Kabupaten OI.
Dalam sambutanya Saptari menyampaikan adanya perhatian yang besar pemerintah terkait pemajuan sejarah di Indonesiamelalui UU No 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Event kesejarahan ini merupakan salah satu program Fasilitasi Kesejarahan yang mendapat pembiayaan dari Kementrian.
“KGC Ogan Ilir Lolos Dari 437 proposal yang masuki ke Kementriaan kemudian diseleksi dan terpilihlah 87 komunitas yang layak untuk dibiayai berupa Event Kesejarahan, Pembuatan buku Sejarah, Film Kesejarahan, Media pembelajaran Sejarah, dan Aplikasi Pembelajaran Sejarah,” katanya.
Komunitas Generasi Cendekia OI menurutnya, mendapat apresiasi untuk menyelenggarakan Event Kesejarahan berupa Bimtek Penyusunan PTK dan Lawatan Sejarah yang kemudian dirangkai dengan bimbingan online PTK, lomba dan seminar PTK hingga pembiatan Prosiding.
Sedangkan Andi Kumaini, M.Pd. selaku ketua Komunitas Generasi Cendekia OI menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membimbing guru rumpun IPS SMP dan SMA untuk dapat membuat PTK.
Selain mendapatkan kredit poin untuk kenaikan pangkat, diharapkan guru benar-benar mampu melaksanakan penelitian tindakan kelas untuk memenuhi kewajiban guru dalam pengembangan kompetensi guru dan mengevaluasi setiap pelaksanaan pembelajaran di sekolah. “Alhamdulillah kegiatan ini mendapat apresiasi yang luar biasa dari pemerintah setempat khususnya dinas pendidikan dan kebudayaan. Ibu Endah mewakili dinas pendidikan dan kebudayaan sumatera selatan mengapresiasi kegiatan ini sebagai suatu pengembangan keprofesian guru. Kegiatan ini diikuti oleh 50 orang guru IPS jenjang SMP dan guru sejarah SMA,” katanya.
Selanjutnya, pada hari pertama setelah pembukaan kegiatan secara resmi, bimtek diawali dengan pemberian materi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumsel berupa “Kebijakan Pemerintah dalam Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan”. Dilanjutkan dengan materi Penyusunan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) oleh Firdaus, S.Pd., MM.,M.Pd.
Peserta begitu antusias mengikuti materi ini meski hingga malam hari.
Hari kedua kegiatan dilanjutkan dengan Lawatan Sejarah ke tempat-tempat bersejarah.
Lawatan dimulai dari ziarah ke makam Sido Ing Rejek desa Sakatiga OI yang merupakan salah satu pejuang Sumsel yang gigih melawan Belanda dalam peristiwa pembumihangusan Kuto Gawang (Pusri) hingga Belanda berhasil memukul mundur pasukan pejuang hingga ke Sakatiga.
Lawatan dilanjutkan menuju Benteng Kuto Besak (BKB) dan Museum Sultan Mahmud Badarudin (SMB). KGC OI menggandeng sejarawan Palembang sejarawan Palembang, Rd. Muhammad Ikhsan, M.Hum dan penggiat budaya dan sejarah Palembang Marlin Hafizah.
BKB merupakan benteng pertahanan yang juga merupakan Keraton Tengkuruk SMB I. Berikutnya ke Bukit Siguntang, Kawah Tengkurep dan diakhiri ke Masjid Sultan Mahmud Badarudin Jayo Wikramo.
Kegiatan ini diharapkan dapat mampu menumbuhkan kesadaran sejarah para gurunya. Selain itu, diharapkan juga dengan menggali sejarah lokal secara detil maka akan memperkaya informasi dari sejarah nasional yang tentunya akan bermuara pada integritas bangsa.
Harapannya kegiatan positif seperti ini mampu menjadi contoh dan motivasi penggerak komunitas yang lain terutama LSM untuk dapat menjalankan peranya untuk membantu mewujudkan sumber daya manusia Indonesia Cerdas dan berkualitas.
Sebelumnya KGC OI selaku Lembaga Swadaya Masyarakat telah aktif sejak 2004 dalam membina akhlak dan intelektual pelajar dan guru. Namun kegiatan yang selama ini dilaksanakan hanya mengandalkan swadana pribadi masing-masing anggota dengan adanya Banpem Fasilitasi Kesejarahan ini KGC OI merasa terbantu sekali dalam mewujudkan visi dan misi lembaga terutama untuk pemajuan pendidikan di Sumsel umumnya dan OI khususnya.
Selain itu ucapan terima kasih juga disampaikan seluruh segenap pantia yang telah luar biasa bekerja untuk terlakasananya Event ini. Tak lupa untuk sponsor Rumah Makan Sopoyono, Pizzang Hot, Pecel Lele Sambal Dadakan , iin’s Cake, dan Rumah Steak and Milk Layo yang telah membantu menukseskan acara ini. #osk