Ultimate magazine theme for WordPress.

Sejumlah Tokoh Masyarakat Palembang Prihatin Kebudayaan Palembang Makin Lama Makin Hilang

BP/DUDY OSKANDAR
Sejumlah tokoh-tokoh masyarakat kota Palembang berkumpul dan mendiskusikan terkait keprihatinan mereka mengenai kebudayaan di kota Palembang yang makin lama makin hilang. Acara berlangsung di Baseng LA Cafe Jalan Widjaya Kusuma, Kecamatan Ilir Barat I Palembang Minggu Kerukunan keluarga Zuriat Palembang Darussalam Minggu (1/9).

Palembang, BP
Sejumlah tokoh-tokoh masyarakat kota Palembang berkumpul dan mendiskusikan terkait keprihatinan mereka mengenai kebudayaan di kota Palembang yang makin lama makin hilang. Acara berlangsung di Baseng LA Cafe Jalan Widjaya Kusuma, Kecamatan Ilir Barat I Palembang Minggu Kerukunan keluarga Zuriat Palembang Darussalam Minggu (1/9).
Tokoh yang hadir diantaranya tokoh budaya kota Palembang Sultan Mahmud Badaruddin IV Djayo Wikramo RM Fauwaz Diraja SH., M.Kn, tokoh muda yg mewakili Pemeritahan Drs.kgs.Sadaruddin, tokoh muda yg mewakili politikus dari DPRD Sumsel Mgs.Syaiful Fadli, tokoh muda yang mewakili pendidikan H.R.Anwar Yamin Mangkubumi, tokoh muda mewakili kewiraswastaan Ir Kgs.Abd Rozak (Eeb), tokoh muda pemangku adat, Dr.Alfa Gadjahnata,MS,SpOK (nyayu), tokoh muda bidang Hukum DR.Taufik Husni,SH.M.Hum, tokoh muda Ahli sejarah Kms Ari panji, Spd,M.Si, Tokoh muda yg mewakili Professional dan Praktisi Farmasi RH Aguscik Johar SE., MM.
Menurut Sultan Mahmud Badaruddin IV Djayo Wikramo RM Fauwaz Diraja SH., M.Kn mengatakan,kalau pertemuan ini merupakan pertemuan para zuriat Palembang guna mempererat silaturahmi yang selama ini banyak terpencar-pencar.
“ Dengan pertemuan ini , Insya Allah akan menyatukan kembali uwong Palembang, “ katanya.
Dalam pertemuan kali ini menurutnya banyak menitik beratkan pada kesejahteraan masyarakat Palembang dan kekompakan orang Palembang.
“Jadi kalau bisa di pemerintahan juga ware dengan kebudayaan Palembang seperti bahasa Palembang harus dihidupkan kembali di Palembang dan juga aura Palembang masuk Palembang harus terasa, seperti penggunaan tanjak dan gandek yang dilakukan Ketua Umum Angkatan Muda Keluarga Palembang Darussalam (AMKPD) Sumsel Dr Alfa Siti Azizah Gadjahnata MS SPOK harus dimaksimalkan seperti dilokasi umum seperti di terminal-terminal, sehingga terasa Palembang auranya seperti apa,” katanya.
Setelah pertemuan pihaknya akan melakukan pertemuan dengan pemerintah daerah dan memperkuat persatuan masyarakat Palembang.
Sedangkan Ketua Umum Angkatan Muda Keluarga Palembang Darussalam (AMKPD) Sumsel Dr Alfa Siti Azizah Gadjahnata MS SPOK yang turut hadir dalam silaturahmi Kerukunan keluarga Zuriat Palembang Darussalam menambahkan silaturahmi ini tidak lain untuk menyatukan persepsi tujuannya untuk mengangkat dan melestarikan budaya Palembang.
“Karena selama ini budaya Palembang sudah dilupakan oleh anak anak muda. Kebanyakan mereka tidak tahu adat istiadat Palembang, terutama bahasa Palembang yang halus,” katanya.
Menurut, Cek Alfa bahasa Palembang yang sehari hari di pakai masyarakat Palembang masih bahasa Palembang yang kasar. Untuk memunculkan bahasa Palembang yang halus agar tetap lestari Kerukunan keluarga Zuriat Palembang Darussalam akan memasukan nya kedalam kurikulum muatan lokal di sekolah.
“Kami sudah pernah audensi dengan pemerintah kota Palembang, mereka sangat setuju dan mendukungnya namun kendalanya tidak ada gurunya,” katanya.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...