Jadi Muallaf, Angel Dapat Banyak Keberkahan

9

# Buku Biografi The New Me Laris Manis Dalam Dwi Bahasa

Palembang, BP

Angel Eva Christine memutuskan menjadi muallaf pada 11 Mei 2018 lalu, banyak cerita agamais yang sudah dirasakan penulis buku “The New Me” ini, bahkan ia merasakan jalan hidupnya menjadi seorang muallaf membawa banyak keberkahan. Bahkan buku biografinya tersebut laris manis dan sudah dibuat dalam dwi bahasa.

Wanita anggun kelahiran Medan, 1 September 1984 kini terus mendalami agama islam sebagai agama yang ia peluk saat ini.Baginya islam adalah agama yang sangat sempurna, mengajarkannya banyak hal yang benar.
Pada kesempatan ini, Angel menceritakan buku “The New Me” merupakan buku yang menceritakan kisah dirinya atau perjalanan hidupnya menjadi seorang muallaf.
Sebelum menjadi muallaf, dirinya juga belajar berbagai agama di Indonesia. “Tepatnya saat di Bali saya belajar hindu, budha sampai akhirnya saya juga belajar islam,” ujar wanita yang beprofesi sebagai manajer artis ini, Minggu(1/9).

Ia mengaku seorang agnostik. Ia sadar betul kalau ada Tuhan uang menciptakan alam semesta tapi Angel tak mempercayai agama. Baginya, agama hanya konsep dan mekanisme ciptaan manusia yang menuntun manusia lain memilih mau menyembah tuhan yang mana.
“Karena agnostik ini membawa saya pada Islam. Dalam proses mempelajari beberapa agama saya sadar bahwa islam yang paling benar,” katanya

Baca:  Pasar Cinde Segera Disulap Jadi Pasar Modern

Ketika sedang belajar islam, suatu hari Angel mendatangi masjid untuk belajar sholat. Disaat itu, ia melihat sebuah mukena berwarna putih yang sangat indah.

“Saat di Masjid saya melihat ada mukenah indah sekali dan dalam hati berdoa ingin sekali memilikinya. Namun esok harinya ada seorang perempuan yang memberikan saya mukena sama persis yang saya lihat pada waktu itu,” ujarnya sembari mengucapkan rasa syukur.

Setelah memutuskan menjadi muallaf pada 11 Mei 2018 ia pun mendapatkan berkah yang luar biasa. “Beberapa minggu setelah menjadi muallaf saya datang ke masjid dan bertemu dengan seorang ibu-ibu. Lalu, ibu itu mengajak saya untuk Umrah dengan waktu yang tak lama lagi,” katanya

Mantan penyiar radio ini pun mengaku kaget dan tak percaya karena KTPnya masih berstatus agama sebelum ia menganut islam.
“Alhamdulilah kemudahan semuanya saya rasakan. Visa saya jadi hanya dalam waktu dua hari,” katanya

Baca:  Gagal Pilbup di Empatlawang, Noto Nyaleg DPRD Sumsel

Namun sebelum berangkat ke Madinah, ia pun berkeinginan ke Malaysia, ternyata perjalananya menuju Madinah ditempuh dengan transit ke Malaysia. “Disana saya sangat beruntung sekali punya waktu satu hari keliling Malaysia dan itu saya merasakan benar-benar berkah dari Allah,” jelasnya.

Tak hanya sampai disitu, keberuntungan lainnya yang ia rasakan dari Allah SWT yakni saat petugas imigrasi Malaysia salah input data. Sehingga harusnya pesawat economy class yang ia tumpangi menjadi business class.
“Alhamdulilah ini benar-benar berkah, keajaiban yang saya dapati. Allah itu benar-benar maha baik, apa yang saya minta selalu dapat, Masya Allah Tabarakallah. Banyak sekali berkah yang saya dapati. Setelah jadi muallaf saya lebaran pertama di Mekkah dan banyak keberkahan lainnya yang saya dapatkan,”jelasnya.

Diakui manager beberapa artis seperti Rangga Moela, Indah Dewi Pertiwi , Vivi Zubedi mengatakan saat memutuskan ingin menjadi muallaf ia pun mengaku awalnya mendapat protes dari keluarga besarnya. Terutama Mami dan kedua adiknya.

Baca:  Jadi Anggota DPD RI, Pengurus Parpol Harus Mundur

“Saat memberitahu mereka aku akan berpindah keyakinan tidak ada satu pun dari mereka yang menyetujui. Namun aku berprinsip bahwa sebelum aku mengucapkan syahadat aku harus memberitahu mereka terlebih dahulu,” ujarnya dengan air mata yang menetes di pipinya.
Bagi Angel, keluarga adalah segalanya. Walaupun saat ini ia telah menjadi muslimah namun ia tetap sayang dengan ibu dan kedua adiknya.

“Alhamdulilah sekarang keluarga telah menerima dan menghargai keputusan saya. Islam mengajarkan aku untuk menyayangi ibu karena di dalam Alquran dijelaskan hormati ibumu, ibumu, ibumu, baru ayahmu. Dari sana aku semakin terketuk harinya untuk menyayangi ibuku lebih dari apapun,” kata wanita berusia 34 tahun dengan haru.
Ia berharap, keinginan terbesarnya yakni ingin menunaikan ibadah haji dan terus mendalami agama islam sebagai pedoman hidupnya. Bahkan 1 September, iapun melangsungkan pernikahan dengan lelaki yang sudah dijodohkan Allah untuknya. #Ohenny primasari