Home / Headline / Hari Ini, Kenduri Sajak , Mengindahkan Persatuan Indonesia di Gelar di BKB

Hari Ini, Kenduri Sajak , Mengindahkan Persatuan Indonesia di Gelar di BKB

#Persiapan Mendekati 100 Persen

#Disiarkan Live oleh RRI

Palembang, BP
Persiapan Dewan Kesenian Kota Palembang untuk menggelar acara Kenduri Sajak , Mengindahkan Persatuan Indonesia pada tanggal, Sabtu ,31 Agustus 2019 di Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, pukul 19.30 hampir mendekati 100 persen. Tidak ada kendala yang berarti yang dihadapi dalam acara yang akan disiarkan Live oleh RRI ini.

Acara juga dihadiri Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru, Pangdam II Sriwijaya , Mayjen TNI Irwan, Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli, Ketua DPRD Sumsel MA Gantada, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda, Ketua PWI Sumsel Fordaus Komar, penyair Indonesia seperti Anwar Putra Bayu, M Iqbal Permana, Amanda Lamhati.

Juga hadir Direktur Utama (Dirut) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) M Rohanudin, tokoh masyarakat dna tokoh lintas agama.

“ Sudah semua tinggal kita menyiapkan sound dan persiapan tehnis itu saja, undangan sudah disebar semua, yang datang sudah ketahunan baca puisi, karena dengan RRI , rumitnya dengan RRI itu, secara umum sudah oke tinggal kita tunggu itu sudah mencapai 90 persen lebih,” kata Ketua DKP Vebri Al Lintani, Sabtu (31/8).

Selama persiapan diakuinya menghadapi sejumlah kendala karena kegiatan ini dilakukan secara gotong royong terganjal masalah fasilitas , dana namun semuanya bisa teratasi.

BP/IST
panitia Kenduri Sanjak saat mengecek lokasi acara , Jumat (30/8).

“ Yang penting acara malam ini terlaksana, mungkin dengan tidak semegah apa yang dibayangkan, karena memang kita merencanakan itu memang tidak terlalu megah kemarin itu, ini sudah luar biasa, apalagi kerjasama dengan RII didukung Pangdam II Sriwijaya, Pemkot Palembang yang dihadiri Wawako Palembang Finda Agustinda, yang lain banyak yang mendukung kita secara gotong royong,” katanya.

Mengenai puisi yang akan dibacakan untuk para pejabat panitia yang akan menyiapkan bahan puisinya.
“Para penyair, para penulis itu mereka sudah punya, pak Mal An Abdullah beliau cari puisi sendiri, bukan puisinya tapi puisi kalau tidak salah puisi Mustapa Bisri ,” katanya.

Puisi yang dibacakan menurut Vebri tentang Keindonesiaan, namun inti utama adalah persatuan.

“ Puisi-puisi tersebut tidak kita bukukan, tapi memang awalnya untuk kepentingan show , hiburan tetapi sebagai dokumen kita akan buat dokumen-dokumen tapi puisinya tidak kita bukukan,” katanya.#osk

x

Jangan Lewatkan

Video  Ervita Sari Menangis Mengaku Dilarang Jualan oleh Istri Wakapolda, Polisi : Sudah Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Palembang, BP Seorang ibu-ibu yang mengaku bernama Ervita Sari (28), pedagang kaki lima di pasar 16 Ilir Palembang membuat pengakuan telah ...