Pembahasan APBD Sumsel Tahun 2020, Satu Bulan Kedepan Harus Selesai

10

BP/DUDY OSKANDAR
Ketua DPRD Sumsel, MA Gantada

Palembang, BP
Hingga kini usulan pembahasan APBD Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2020 belum jelas , sementara itu pembahasan APBD Perubahan 2019 tak kunjung selesai di bahas.
“ Malam ini kelanjutan pembahasan APBD Perubahan 2019,” kata Ketua DPRD Sumsel MA Gantada usai di temui selesai shalat Jumat di DPRD Sumsel, Jumat (23/8).
Mengenai pembahasan APBD Sumsel 2020 yang belum usulan dari Pemprov Sumsel, politisi PDIP ini menilai kalau memang ada komunikasi , satu bulan bisa clear dibahas.
“ Bagaimana Pemprov mempersiapkannya, sudah kita sampaikan , karena tujuan kita untuk kemaslahatan umat, artinya bagaimana Sumatera Selatan jangan stagnan,” katanya.
Pihaknya sudah meminta Pemprov Sumsel untuk satu bulan kedepan pembahasan APBD Sumsel tahun 2020 sudah harus selesai.

,” Kalau lewat satu bulan tidak bisa lagi, nunggu 2020,” katanya.
Sebelumnya wakil Ketua Komisi III DPRD Sumsel Agus Sutikno menilai lambat atau cepat pembahasan APBD 2020 tergantung pihak Pemprov Sumsel membuat rancangan Raperda APBD 2020.
“ Kita belum terlambat membahas APBD 2020, memang kalau menunggu dewan baru bisa terlambat, tapi apapun tergantung pada eksekutif, pemerintah khan berkewajiban untukmemberikan raperda APBD 2020 karena tidak mungkin dibuat DPRD,” katanya.

Baca:  Soal Anggaran KPU Ada di Komisi III , Komisi  I  DPRD Sumsel Konplain

Sekretaris DPRD (Sekwan) provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Ramandhan S Basyeban mengatakan, berdasarkan Permendagri dan saat dilantik, anggota DPRD Provinsi Sumsel periode 2019-2024 akan dilantik pada 24 September 2019.
“Artinya kalau haknya tidak akan dikurangi , 24 September, karena 24 September adalah hari Selasa bisa dilakukan pelantikan anggota dewan terpilih baru,” katanya.
Saat pelantikan Sekwan DPRD Sumsel akan membacakan SK pemberhentian anggota DPRD Sumsel periode 2014-2019.
“ Masih dipimpin oleh ketua DPRD Sumsel yang lama MA Gantada, nah lanjut prosesi pemberhentian dan lanjut pelantikan sekaligus , setelah itu kita pilih Ketua sementara dipilih dari anggota DPRD Sumsel lterpilih yang tertua dan termuda sambil membentuk Komisi, Fraksi dan segala macam, alat kelengkapan dewan,” katanya.
Lalu tanggal 11 Juni pihaknya akan menggelar Rapat Badan Musyawarah (Banmus).
“ Jadwal kita di Banmus itu khan enam bulan semenjak Gubernur dilantik, artinya kita mulai masuk LKPJ Keuangan, khan sudah diserahkan BPK RI hasil ausit keuangan, khan syaratnya untuk keuangan itu sudah ada audit BPK yang kemarin itu diserahkan itu, habis itu kita perkirakan sebulan,” katanya.
Jika anggota DPRD Sumsel yang lama siap dan Pemprov Sumsel siap maka masuk pembahasan APBD perubahan 2019 yang pembahasannya di minggu ketiga di bulan Juli 2019.
“Agustus 2019 ketok palu, Agustus ke September 2019 bahasa APBD induk 2020, mampu tidak , atau siap tidak, kalau sebagai sekwan siap karena dalam aturan kita bisa mainkan waktu malam pembahasannya,” katanya.
Dengan demikian jika pembahasan semua selesai maka anggota DPRD Sumsel yang baru tinggal menjalani saja APBD induk 2020.
“Kalau pertengahan Agustus 2019 pembahasan APBD induk 2020 selesai dibahas anggota DPRD Sumsel yang lama maka anggota DPRD Sumsel baru bisa menjalankan saja, atau setengah main, misalnya Agustus 2019 pembahsannya molor sampai lewat 24 September 2019, ini dibuka yang lama dan tutup yang baru atau diselesaikan anggota DPRD Sumsel yang lama , bisa? Lima minggu, “ katanya.#osk