Karyawan Indo Grosir Tewas Kecelakaan

9

BP/IST
Febrianto (28), tak kuasa menahan tangisnya setelah melihat jenazah adiknya Gunawan Irianto (26) terbaring tidak bernyawa dengan kondisi luka parah di kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang Selasa (20/8).

Palembang, BP

Febrianto (28), tak kuasa menahan tangisnya setelah melihat jenazah adiknya Gunawan Irianto (26) terbaring tidak bernyawa dengan kondisi luka parah di kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang Selasa (20/8).
Gunawan Irianto meninggal dunia mengalami kecelakaan setelah sepeda motor Yamaha Vixion BG 5702 UZ yang ia kendarai bertabrakan dengan sesama motor dan ia pun dilindas mobil dengan Nopol BG 8118 UM di Jalan Talang Betutu Lama, Kecamatan Talang Kelapa saat hendak pulang dari tempatnya bekerja di pusat perkulakan Indo Grosir Jalan Pangeran Ayin, Kecamatan Sako, Palembang Selasa (20/8).
Kejadian berawal dari sepeda motor Yamaha Vixion dengan Nopol BG 5702 ZU yang korban kendarai melaju dari arah Jalan Talang Betutu Lama dengan tujuan simpang Y Sukajadi.
Tiba di TKP motornya menabrak sepeda motor Yamaha Mio soul BG 2856 ZN dikendarai Andi berboncengan dengan istri dan 2 anaknya dari arah dan tujuan yang sama. Lalu sepeda motor Gunawan terjatuh Vdi kanan jalan diwaktu bersamaan dari arah yang berlawanan melaju mobil tangki air BG 8118 UM yang dikendarai Mulyadi lalu menabrak korban hingga mengalami luka berat di bagian kepala dan luka di kemaluan dan akhirnya meninggal dunia di tempat.
Saat ini barang bukti berupa dua unit sepeda motor dan satu unit kendaraan tangki air dan supirnya sudah diamankan di POS 904.
Febrianto mengatakan bahwa ia mendapat kabar kalau adiknya mengalami kecelakaan dari ibunya. Adiknya kecelakaan di Jalan Talang Betutu Lama, Kecamatan Talang Kelapa saat hendak pulang ke rumah dari tempatnya bekerja di Indo Grosir Jalan Pangeran Ayin, Kecamatan Sako Selasa (20/8) pagi.
“Kebetulan adik saya sip malam, jadi pulang nya pagi. Ia pulang dengan motor Yamaha Vixion nya mau ke rumahnya di Jalan Jalan Pangkalan Benteng, Perumahan Handayani Indah, Blok E 3, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa,” katanya..
Dia mengaku sempat mendapatkan firasat tidak enak karena sebelum meninggal dunia Gunawan tidak tidur dirumahnya, melainkan tidur dirumah kakak nya di Jalan Sukabangun II, Soak Simpur.
“Dia mau tidur dirumah kakak kami alasan agar lebih dekat ketempat nya bekerja dan supaya tidak terlambat,” katanya.
Almarhum Gunawan Irianto meninggalkan satu orang istri dan satu orang anak yang masih berusia sepuluh bulan. Rencananya almarhum akan dimakamkan di pemakaman umum tak jauh dari tempat tinggalnya.
“Istrinya dalam perjalanan ke Palembang, karena ia sengaja ke rumah orang tuanya di Muara Enim untuk berlebaran dan agustusan disana,” katanya.#osk

Baca:  Kecelakaan di Jalan Soekarno Hatta, Tewaskan Dua Orang