Prihatin, Pegawai TKPD Sumsel di Bayar Honor Rp 1 Juta Perbulan Plus Beras 10 Kg

120

BP/DUDY OSKANDAR
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumsel,Hj Anita Noeringhati

Palembang, BP

DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) prihatin dengan kondisi pegawai –pegawai yang berada dalam Tim kerja Pemerintah Daerah (TKPD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang hanya di gaji perorang hanya Rp1 juta.

Jumlah merekapun  mencapai ratusan orang yang berada di Pemprov Sumsel dan menyebar di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sumsel.

“Sementara kita ini khan ada UMR besarnya Rp2,580.000, kalau toh memang Sumsel ini mengadakan tenaga honor ya harganya harus sesuai UMR,” kata anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumsel,Hj Anita Noeringhati, Jumat (16/8).

Baca:  Lima Pansus DPRD Sumsel Sepakat Tujuh Raperda Jadi Perda

Menurut Ketua Komisi IV DPRD Sumsel ini, kalau honor para pegawai TKPD Sumsel ini hanya dihargai Rp1 juta perbulan  dinilainya sesuatu yang tidak pantas untuk menggaji pegawai tersebut untuk  jangka waktu tempo 1 bulan.

“Dalam anggaran mereka hanya dibayarkan honor  Rp1 juta plus beras 10 kilo perbulan,” katanya.

Karena itu kenapa pihaknya mempertanyakan hal tersebut karena pihaknya sebelumnya sudah melakukan study banding ke DKI Jakarta.

Baca:  DPRD Sumsel Pertanyakan Kebijakan Pembebasan Tahanan Belum Waktunya Dengan Alasan Corona

“ DKI Jakarta itu ada honor, pada waktu itu honor itu misalnya 200 orang misalkan, begitu kepemimpinan Gubernur baru, kalau toh mau diisi pegawai honor yang baru, yang lama harus lepaskan , jadi tidak berubah dari 200 itu tidak berubah, sementara di DKI itu hampir 500 lebih honor,” katanya.

Intinya menurut Anita, pihaknya belum menyetujui anggaran TKPD Sumsel tersebut, karena pegawai TKPD honornya  masih kecil.

Baca:  Reses ke Banyuasin , Susanto Adjis Tampung Keluhan Warga Mulai Dari Infastruktur Hingga Pembagian PKH

“ Kalaupun diangkat menjadi honor atau membantu namanya tenaga kerja perangkat daerah,  hargailah dengan standar UMR,” katanya.#osk