Pelaku Pembunuhan yang Jasadnya Ditemukan Didalam Sumur Ditembak Polisi

9

BP/IST
Dua dari empat pelaku pembegalan disertai pembunuhan terhadap Rahmad, pelajar SMK yang ditemukan membusuk di dalam sumur di Sukajadi, Talang Kelapa Banyuasin, Sumsel ditangkap. Selain menangkap kedua pelaku, polisi juga meringkus pembeli atau penadah sepeda motor korban.

Palembang, BP

Dua dari empat pelaku pembegalan disertai pembunuhan terhadap Rahmad, pelajar SMK yang ditemukan membusuk di dalam sumur di Sukajadi, Talang Kelapa Banyuasin, Sumsel ditangkap. Selain menangkap kedua pelaku, polisi juga meringkus pembeli atau penadah sepeda motor korban.
Kedua pelaku ditangkap di Kota Prabumulih dan penadah ditangkap di Babat Toman, Musi Banyuasin. Ketiganya ditangkap tim gabungan Polres Banyuasin, Polsek Talang Kelapa dan bantuan Polres Prabumulih. Salah satu pelaku terpaksa di tembak polisi lantaran melawan saat akan dibekuk.
Pelaku pembunuh Rahmat Bhayangkara seorang pelajar yang jasadnya ditemukan didalam sumur komplek perumahan Handayani RT 44 Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Jumat 2 Agustus 2019 lalu
Akhirnya berhasil diringkus tim gabungan Polres Banyuasin, Polsek Talang Kelapa, Ditreskrimsus dibantu anggota Polres Prabumulih.
Pelakunya ternyata empat orang masing-masing Bambang Sumantri dan Swanda Yogi Suoro keduanya ditangkap di Desa Tanjung Kelang, Prabumulih Timur.
Sedangkan dua pelaku lainnya AND dan BTK masih dalam pengejaran. Selain dua pelaku pembunuhan Polsek Talang Kelapa turut meringkus Pandra penadah motor milik korban di Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin.
Kapolsek Talang Kelapa Kompol Irwanto mengatakan kedua tersangka pelaku pembunuhan terhadap Rahmat berawal dari temuan mayat korban didalam sumur dikomplek perumahan Handayani, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa pada Jumat 2 Agustus kemarin dalam kondisi sudah membusuk.
“Setelah diketahui identitas korban, kami melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi saksi dan diperoleh lah identitas tersangka dan keberadaan nya di Prabumulih Timur dan langsung dilakukan penangkapan,”kata Kompol Irwanto saat pres rilis di Mapolsek Talang Kelapa Senin (5/8).
Dari keterangan tersangka Bambang Sumantri dan Swanda Yogi Suoro terungkap motif pembunuhan karena tersangka menguasi motor milik korban yang otak pelakunya AND.
“AND dan BTK mengajak tersangka Bambang Sumantri dan Swanda untuk melakukan aksinya lalu disanggupi oleh Bambang dan Swanda. Korban Rahmat diajak kerumah Bambang lalu diajak lah ngopi ngopi pelaku,” katanya.
Sedangkan pelaku AND mengambil selang dirumah kosong untuk menjerat leher korban saat korban dijerat tersangka Bambang memukul korban dengan balok lalu tersangka tersungkur.
“Tersangka AND lalu mengambil selimut untuk menutupi tubuh korban lalu dimasukkan ke dalam sumur dengan digantungi batu bata sebagai pemberat,” katanya.
Sementara itu, pelaku Bambang mengaku saat itu korban ingin membeli motor. Lalu diajaklah oleh AND kalau di komplek perumahan Handayani ada orang yang ingin menjual motor. Sesampainya dirumah korban diajak ngopi oleh empat tersangka.
“Saya ikut membantu memukul kayu balok sedangkan AND menjerat leher korban dengan selang air. Setelah korban meninggal baru kami masukkan kedalam sumur pada malam hari, untuk motor korban kami jual 2,5 juta di Babat Toman oleh Pandra,” katanya.#osk