Jumadil Tewas Korban Tabrak Lari, Polisi Kejar Penabrak

9

ilustrasi

Muaraenim, BP–Sungguh tragis nasib yang dialami Jumadil Awal, warga Desa Karang Raja, Kecanata Kota Muara Enim, Kabupaten Muara Enim. Keberadaan korban sempati dicari keluarga dan warga desa karena sempat tidak diketahui keberadaannya. Ternyata dia menjadi korban tabrak lari yang terjadi di jalan Lintas Desa Karang Raja, Muara Enim, pada Minggu (4/8).

              Namun jenazah korban baru ditemukan keluarganya pada Senin (5/8) pagi di kamar mayat RSUD Kabupaten Lahat setelah mendapatkan laporan dari pihak kepolisian Satlantas Polres Muara Enim. Hingga saat ini petugas Satlantas masih melakukan identifikasi dan pengejaran terhadap pengemudi kendaraan yang menabrak korban.  

             Informasi dihimpun, kejadian kecelakaan terjadi pada minggu (4/8) di jalan lintas, Desa Karang Raja tepatnya di depan markas Batalyon 141 AYJP. Antara sepeda motor Yamaha mio BG 2874 OC yang dikemudikan korban dengan mobil B 1215 BZE yang belum diketahui identitas pengemudinya.

Baca:  Lima Jabatan Eselon II di Pemkab Muaraenim Dilelang

              Korban sempat dibawa oleh pengendara mobil ke rumah sakit namun tidak diketahui keberadaannya. Hal tersebut membuat warga dan keluarga mencari korban. Pada, Senin pagi korban ditemukan di RS Lahat dan sudah tidak bernyawa.

              Informasi sebelumnya, korban diantarkan seorang lelaki tak dikenal ke UGD RSUD Lahat minggu sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu tidak dikenal siapa korban dan begitu juga mengantarkannya, Korban sempat mendapat mendapat perawatan sampai akhirnya meninggal dunia.

Baca:  Dewan Minta Tingkatkan Pengawasan Perizinan

Kasatlantas Muara Enim, AKP Feby Febriyana Sik mengatakan satlantas Muara Enim masih mengejar pelaku penabrakan. “Kejadian itu baru dilaporkan minggu (4/8) sekitar pukul 13.30 WIB oleh keluarganya, jenazahnya baru ditemukan pada Senin di rumah sakit Lahat,” ujarnya.

Menurutnya, dalam perkara ini masih dalam tahap penyelidikan dan pengejaran pelaku penabrak. “Sementara ini murni tabrak lari dan bukan kasus lain,” ungkapnya.
Saat ditanyakan motif pelaku baru membawanya kerumah sakit yang berada di Lahat, diduga karena takut. “Dugaan sementara karena takut, tapi kita lihat nanti, saat ini pelaku masih kita kejar,” tegasnya.
           Dia mengakui  sudah mengantongi nomor polisi kendaraan yang menabrak korban. “Jika melihat Nopol kendaraannya,  milik salah satu perusahaan di jakarta, saat ini sudah kami hubungi,” jelasnya.#nur