Gembong Curanmor Tersungkur Diterjang Timah Panas

7

BP/IST
Sarkowi (31) harus duduk di kursi roda setelah kaki kirinya dihadiahi anggota Unit V Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel.

Palembang, BP

Sarkowi (31) terpaksa ditembak kaki kirinya oleh Unit V Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel karena mencoba kabur saat anggota akan menangkapnya Senin (5/8).
Warga Mariana, Kabupaten Banyuasin yang diketahui sudah 20 kali melakukan pencurian sepeda motor ini terpaksa diberikan tindakan tegas karena melawan dan mencoba kabur saat ditangkap.
Selain Sarkowi, dalam kasus ini polisi juga mengamankan rekannya, tersangka Yanto (26) warga Mariana Banyuasin.
“Sering aku curi sepeda motor, mungkin ada sekitar 20 kali selama dua bulan setelah keluar penjara,” kata residivis kasus yang sama ini.
Ia mengaku aksi pencurian sepeda motor bersama Yanto, dilakukan di kawasan Sekip Palembang.
“Setelah itu ada juga lokasi lain tempat saya mencuri motor. Tapi yang terakhir, saya dan Yanto mencuri sepeda motor di Sekip,” katanya.
Hasil kejahatan tersebut, Sarkowi menyebut, dijual ke daerah Banyuasin dengan harga sekitar Rp2-3 juta dan uangnya dipakai untuk beli narkoba.
Sementara itu Kanit V Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Sukri mengatakan, berdasarkan laporan saat ini baru ada 16 aksi pencurian sepeda motor yang dilakukan oleh tersangka Sarkowi.
“Tersangka Sarkowi ini merupakan gembong curanmor di Kota Palembang. Kini tersangka dan barang bukti telah kami amankan guna dilakukan proses hukum dan pengembangan kasusnya,” katanya.#osk