DPRD Sumsel Belajar Hak Angket Ke Sulsel

7

BP/IST
Sejumlah legislator DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan kunjungan kerja (kunker) ke DPRD Sulsel untuk mempertanyakan proses hak angket yang sedang bergulir di DPRD Sulsel, Selasa (2/7).

Palembang, BP
Hak angket terhadap Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Prof Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) yang sedang bergulir di DPRD Sulsel.
Ternyata menjadi perbincangan di seluruh Indonesia. Bahkan sejumlah anggota  DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan kunjungan kerja (kunker) ke DPRD Sulsel untuk mempertanyakan proses hak angket yang sedang bergulir di DPRD Sulsel.
Anggota Panitia Khusus Hak Angket DPRD Sulsel, Fachruddin Rangga mengungkapkan, pihaknya melakukan hak angket karena selama 10 bulan pemerintahan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman terjadi dualisme, terutama pada kebijakan dan diduga keduanya melanggar Undang-undang.
“Jika tidak ditindaklanjuti maka akan lebih parah. Kami di DPRD Sulsel menginginkan roda pemerintahan berjalan dengan baik kedepan,” kata Fachruddin Rangga, Selasa (2/7).
Politikus Golkar ini menambahkan, tujuan hak angket tersebut bukan untuk melengserkan pemerintah Prof Andalan, tapi sebagai tindakan agar pemerintahan Prof Andalan tidak terjadi kegaduhan.
“Tujuannya positif bukan untuk menurunkan tapi memperbaiki kepemimpinan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Rombongan DPRD Sumsel yang juga Ketua Komisi I DPRD Sumsel, H Budiarto Marsul setelah mendengarkan penjelasan Fachruddin Rangga kata dia itu baik demi menciptakan pemerintahan baik kedepan.
“Sumatera Selatan juga jika diperlukan dan dipertanyakan tentu hak DPRD juga bisa kita dilaksanakan,” katanya.
Disinggung mengenai apakah memungkinkan hak angket bakal dilakukan juga di Sumsel, kata Budiarto Marsul, pemerintahan Sulsel saat ini baru seumur dengan kepemimpinan Prof Andalan, dimana kepemimpinan di Sumsel masih berjalan dengan baik karena belum cukup setahun menjabat.
“Kita berharap di Sumatera Selatan tidak terjadi persoalan yang perlu kita dilakukan hak angket,” kata politisi Partai Gerindra ini .#osk