Pengerjaan Fisik , Sungai Sekanak Lambidaro di Tahun 2020

6

BP/IST
Rapat koordinasi restorasi Sungai Sekanak Lambidaro di Rumah Dinas Walikota Palembang, Rabu (26/6).

Palembang, BP

Mega proyek restorasi Sungai Sekanak Lambidaro terus dikejar oleh pemerintah kota Palembang. Saat ini, mega proyek senilai Rp 250 miliar ini masuk dalam tahap studi kelayakan atau fisibility studi (FS).
Walikota Palembang H. Harnojoyo mengatakan, di tahun 2020 pengerjaan fisik restorasi Sungai Sekanak Lambidaro akan dimulai.
“Sudah dipaparkan uji kelayakan, dan hasilnya Sungai Sekanak Lambidaro sangat layak untuk dilakukan restorasi, artinya bisa langsung dilanjutkan ke tahap berikutnya yakni DED maupun AMADAL, targetnya 2020 sudah dimulai pengerjaan fusiknya dan 2022 sudah bisa dinikmati hasilnya” kata Harnojoyo, usai rapat koordinasi restorasi Sungai Sekanak Lambidaro di Rumah Dinas Walikota Palembang. Rabu (26/6).
Sungai Sekanak Lambidaro ini, menurut , Harnojoyo akan menjadi destinasi baru bagi masyarakat maupun wisatawan.
“Kami pastikan hasilnya akan memuaskan, sekanak lambidaro akan menjadi sarana transportasi, dan disepanjang jalannya akan kita jadikan destinasi, mulai dari UMKM, kuliner, hiburan, area permainan, dan destinasi lainnya sebagai wisata unggulan di Palembang” katanya.
Disinggung soal anggaran, Harno mengatakan saat ini belum mendapat angka pastinya.
“Saat proses DED baru kita bisa mengetahui nilai anggarannya, sumber dananya dari APBD Kota Palembang, Ialu bantuan dari Provinsi, kemarin pak Gubernur sudah menyatakan siap membantu, lalu dana dari Pemerintah Pusat, ada juga bantuan dari organisasi yang akan memberikan bantuan hibah untuk penataan sebesar 20 juta US Dollar” kata Harnojoyo.

Baca:  Sungai Musi Harus Di Buat Zonasi

Sementara itu, Kepala Dinas PU PR Kota Palembang, Bastari menjelaskan, berdasarkan study kelayakan yang baru saja dipaparkan, ada beberapa rekomendasi yang dikeluarkan.
“Diantaranya peninggian jembatan, ada 17 titik jembatan roda empat yang harus ditinggikan, termasukjembatan di jalan sudirman, lalu 23 titik jembatan roda dua yang juga harus ditinggikan, karena sungai ini akan dijadikan alat transportasi agar kapal- kapal bisa lewat,” katanya.
Selain itu akan ada penambahan satu kolam retensi di sungai Lambidaro.#osk

Baca:  Sungai Kebon Duku Memprihatinkan Kotor, Dangkal Dan Menyempit