Ultimate magazine theme for WordPress.

Nekat Loncat dari Mobil PJR, Perampas HP Ditembak

BP/IST
Tersangka Muhammad Yusuf saat diamankan di Polresta Palembang, Rabu (26/6).

Palembang, BP–Usai melakukan kejahatannya, tersangka Muhammad Yusuf (26) yang sebelumnya diamankan anggota PJR Polda Sumsel ‘nekat loncat’ dari mobil PJR, saat melintas di Tol Palindra.
Tim Tekab 134 Polresta Palembang pimpinan Iptu Tohirin, mengetahui tempat persembunyiannya lantaran melawan saat akan ditangkap sehingga terpaksa petugas menembak betis kanan tersangka. Tak urung, warga Jalan Silaberanti Ujung RT 30 RW 07 Kelurahan Silaberanti Kecamatan Jakabaring ini pun digelandang ke Polresta Palembang, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kejadian berawal saat korban Nursidik (17) sedang duduk bersama temannya diatas Jembatan Ampera, Selasa (18/6) malam. Dengan modus menuding korban telah menodong adiknya, tersangka merampas handphone korban. Tak hanya itu, korban juga diajak pelaku berkeliling dengan maksud mempertemukan keduanya.
Dan rencananya pelaku akan menurunkan korban ditengah jalan. Namun, sebelumnya tersangka sudah merampas handphone korban.
Korban sejurus kemudian meloncat dari sepeda motor saat melintas di depan Tol Palindra, dan meminta bantuan dengan petugas PJR Polda Sumsel.
Saat diamankan petugas PJR Polda, tersangka mencoba melawan dengan nekat meloncat dari mobil petugas PJR. Setelah dilakukan pencarian, tersangka tidak juga berhasil ditemukan. Dari sana,polisi melakukan penyelidikan, sehingga tertangkaplah tersangka berikut barang bukti berupa sebilah pisau, satu Unit handphone merk OPPO A7 warna gold dan satu Unit sepeda motor Honda Beat warna hitam, Rabu (26/6) di kediamannya.
Kepada petugas, tersangka mengaku himpitan ekonomi yang membuatnya nekat menodong korban.
“Kepepet pak, saya butuh uang,” jelas tersangka singkat, menahan sakit karena luka tembak.
Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara didampingi Wakasat Reskrim AKP Ginanjar Aliya Sukmana, melalui Kanit Tekab 134 Iptu Tohirin, membenarkan pihaknya berhasil meringkus pelaku .
“Pelaku ini melancarkan aksinya merampas HP korban, bermodus menuduh korbannya sudah melakukan penodongan terhadap adiknya.,” katanya, Rabu (26/6).
Akan tetapi, lanjut Tohirin, ketika berada di kawasan pintu masuk tol Palindra, korban melompat dari sepeda motor dan meminta bantuan anggota PJR.
“Kedua pelaku sempat diamankan anggota PJR, tapi berhasil kabur dengan cara melompat dari mobil dinas anggota PJR. Akan tetapi, setelah kita lakukan penyelidikan dan penyidikan, salah satu dari pelaku kembali berhasil ditangkap,” katanya.
“Atas ulahnya, pelaku dikenakan pasal 365 KUHP, dengan ancaman diatas 5 tahun penjara,” katanya.#osk

Baca:  Beli Ponsel Curian, Dedek Berurusan dengan Polisi
Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...