Ultimate magazine theme for WordPress.

Berkas Lima Komisioner KPU Kota Dikembalikan ke Penyidik

BP/IST
Pihak Polresta Palembang menyerahkan berkas perkara 5 Komisioner KPU yang ditetapkan sebagai tersangka dalam penyelenggaraan pemilu 2019 lalu kepada pihak Kejari Palembang beberapa waktu lalu

Palembang, BP

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Palembang, mengembalikan berkas perkara 5 Komisioner KPU yang ditetapkan sebagai tersangka dalam penyelenggaraan pemilu 2019 lalu. Hal ini dikarenakan masih ada kekurangan dalam pemeriksan.
“Ya, masih ada kekurangan pada berkas perkara, oleh karena itu kami kembalikan lagi ke penyidik Polresta Palembang untuk dilengkapi,” kata Kasi Pidum Kejari Palembang, Yuliyati Ningsih SH MH , Senin (24/6).
Dikatakan Yuliyati, kedepan tim penyidik Polresta Palembang memiliki waktu selama tiga hari untuk, kembali menyerahkan berkas pemeriksaan tersebut. Tak hanya itu, penyidik juga harus membawa kelima tersangka bersama dengan kelengkapan seluruh barang bukti ke Kejari.
“Kita tunggu penyerahan berkas itu kembali, berikut para tersangka dan barang buktinya, sebagaimana yang diatur dalam undang-undang pemilu, proses hukum pada kasus ini harus cepat. Dimana, proses sidang hanya berlangsung selama 7 hari termasuk inkrah,” katanya.
Setelah berkas tersangka diserahkan, maka pihaknya memiliki waktu selama lima hari kerja untuk kemudian melimpahkan berkas ke pengadilan. “Sesuai undang-undang yang berlaku, proses sidang berlangsung cepat yakni selama tujuh hari,” katanya.
Meskipun para tersangka nantinya mengajukan banding, maka hakim hanya memiliki waktu selama tiga hari untuk menentukan sikap. Selama proses persidangan berlangsung, tidak dilakukan penahanan pada kelima anggota Komisioner KPU Palembang bermasalah tersebut.
“Karena saat ini ancaman hukuman penjara bagi kelimanya masih dibawah lima tahun, maka tidak dilakukan penahanan pada mereka selama proses persidangan,” katanya.

Baca Juga:  KPU Palembang Miliki RPP

Sementara itu Eftiyani, ketua KPU Kota Palembang, kembali diperiksa di ruang Pidsus (pidana Khusus) Polresta Palembang, Senin (24/6).

Informasi yang dihimpun bersangkutan diperiksa untuk diminta keterangan, guna melengkapi berkas pelimpahan Kejari.
Namun, Eftiyani pun enggan memberikan statemen wartawan.
” Saya tidak mau di foto-foto atau diberitakan,” kata Eftiyani saat keluar dari ruang pemeriksaan.
Terlihat pemeriksaan ini dilakukan tertutup, hingga selesai Eftiyani pun meninggalkan Polresta Palembang, sekitar pukul 14.00.
Salah satu penyidik di Sentra Gakkumdu Polresta Palembang membenarkan telah meminta keterangan tambahan dari salah seorang komisioner KPU Kota Palembang berinisial Eftiyani. “Ya benar dimintai keterangan tambahan,” katanya.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...