Home / Headline / Pengakuan Pembunuh Waria: Saya Dibilang Binatang, Langsung Saya Ambil Pisau

Pengakuan Pembunuh Waria: Saya Dibilang Binatang, Langsung Saya Ambil Pisau

BP/IST
Pembunuhan terhadap seorang waria di Rumah Susun (Rusun) Blok 12 Kecamatan Ilir Barat 1, Palembang, pada Minggu 17 Februari 2019 lalu, di rekonstruksi pihak Polsek Ilir Barat 1 (IB I) Palembang dipimpin langsung Kapolsek IB I Kompol Masnoni di Jalan Kapten Cek Syech Palembang, Jumat (21/6).

Palembang, BP–Pembunuhan terhadap seorang waria di Rumah Susun (Rusun) Blok 12 Kecamatan Ilir Barat 1, Palembang, pada Minggu 17 Februari 2019 lalu, di rekonstruksi pihak Polsek Ilir Barat 1 (IB I) Palembang dipimpin langsung Kapolsek IB I Kompol Masnoni di Jalan Kapten Cek Syech Palembang, Jumat (21/6).
Tersangka pelaku pembunuhan tersebut bernama Jagad, sedangkan korbannya bernama Ismail Efendi alias Ita. Rekonstruksi sendiri dibawah pengawalan aparat kepolisian mengambil 12 adegan.
Tersangka Jagad mengaku marah ketika Ismail Efendi Alias Ita yang merupakan teman ‘spesialnya’ itu menyebut dirinya ‘binatang’.
“Saya dibilang binatang. Enggak jelas atau apalah. Jadi saya marah. Langsung saya mendekatinya mengambil pisau, lalu menusuk korban ke beberapa bagian,” katanya.
Dikatakan Jagad, melihat korban sempat melakukan perlawanan dia lalu mengambil batu bata dan menghantamkannya ke tubuh korban.
Lalu Jagad mengambil HP dan uang korban. Setelah itu pelaku berusaha mengunci rumah korban namun dilihat warga sekitar.
Rekontruksi yang dimulai sejak pukul 09.00 menarik perhatian warga sekitar untuk menyaksikannya.
Atas perbuatannya tersebut, Jagad dikenakan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman penjara selama 15 tahun.
Kapolsek IB I Kompol Masnoni mengatakan, kalau rekonstruksi di lakukan untuk melengkapi berkas pemeriksaan terhadap tersangka sebelum diajukan ke jaksa.#osk