Home / Headline / Duel Dengan Perampok, Kanitserse Tewas Tertembak

Duel Dengan Perampok, Kanitserse Tewas Tertembak

Kanitserse Korban Bripka Afrizal, SH 

Kayuagung, BP–Penjabat Kepala Unit Reserse (Kanitres) Polsek Mesuji Makmur Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), tewas tertembak perampok saat mengejar komplotan tersebut, Minggu dini hari (2/6) di Desa Beringin Jaya, Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten OKI.

Korban Bripka Afrizal, SH berusia 34 tahun  tewas ditembak bandit di waktu menjelang sahur. Korban meninggal dunia dengan luka tembak satu lubang di dadanya, akibat ditembak perampok yang diperkirakan berjumlah 6 orang.

Sejauh informasi  yang berhasil dihimpun,  peristiwa perampokan berujung tewasnya sang Kanitres berawal sekitar  pukul 02.30 WIB. Sekelompok pelaku beraksi merampok dirumah warga bernama  Kodri (60). Kodri merupakan warga  Dusun V Desa Beringin Jaya, Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten OKI.

Sekalipun jumlah pelaku rampok cukup banyak sekitar 6 orang,  korban rupanya tak menyerah begitu saja. Korban sempat melawan. Terlebih aksi rampok itu diketahui banyak warga.

Tak berselang jauh dari lokasi kejadian,  korban dan satu rekannya sesama anggota tengah berpatroli.  Disaat yang sama pula kades setempat dan beberapa warga yang juga mengetahui kejadian tersebut sama sama mendatangi lokasi.

Rupanya,  para pelaku mengetahui kalau cukup banyak orang yang mendatangi lokasi.

Disekitar jembatan desa,  korba dan rekannya bersama kades dan warga sempat berhadapan dengan kawanan rampok.  Korban sempat melepas tembakan peringatan ke udara,  namun sayangnya peringatan tersebut tak digubris.  Malahan,  salah satu kawanan rampok malah membalas  menembaki korban.

Seketika suasana menjadi tegang.  Entah bagaimana kejadiannya,  kades dan anggota yang sedianya sudah sangat dekat dengan kawanan ini malah jadi sasaran tembak.  Beberapa saat setelah kondisi reda,  korban ditemukan sudah terkena tembakan dan akhirnya menghembuskan nafas terakhir dengan luka tembak di dadanya.

Memilukaekitar pukul 13.00 WIB jenazah korban tiba di rumah duka di Jln.  Yusuf Singadekane kecamatan kota Kayuagung.  Rumah korban dipenuhi para pelayat dan kerabat terutama anggota kepolisian rekan sejawat korban.

Kepergian korban yang begitu mendadak menyisakan kepedihan teramat sangat bagi keluarganya.  Istri korban terlihat mencoba tabah saat jenazah suaminya dibaringkan di atas alas yang sudah sejak pagi dipersiapkan.

Jerit tangis pilu terlihat jelas ketika kain penutup wajah korban dibuka oleh istri dan keluarganya.  Dua anak korban yang masih balita masing masing berusian 5 dan 2 tahun sama sekali belum menyadari apa yang terjadi dengan papi mereka.  Namun justru pemandangan itu membhat pelayat semakin sedih.

Menjelang ashar,  korban lalu dibawa ke desa Kandis untuk dimakamkan di desa asal orang tuanya. #ros

x

Jangan Lewatkan

Sejumlah WNA Dievakuasi Usai Kapal yang Ditumpangi Kandas di Perairan Sungai Musi

Palembang, BP Basarnas Palembang bersama Tim SAR Gabungan lainnya berhasil mengevakuasi 20 Warga Negara Asing (WNA) usai kapal yang ditumpanginya ...