Mari Jaga Persatuan dan Kesatuan serta Kebersamaan Demi NKRI yang Kita Cintai

10

Jakarta, BP–Forum Bangso Batak Indonesia (FBBI) didirikan berasaskan Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika. Sejak berdirinya sampai saat ini, FBBI tetap independen, tidak berafiliasi ke partai politik mana pun, sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.

Relevan dengan asas yang dianut itu, kata Dr. Ronsen Pasaribu, SH., MM., Ketua Umum DPP FFBBI, pada pemilihan Presiden, Kepala Daerah, maupun anggota DPR, DPRD dan DPD, FBBI tidak memihak. Hal itu sudah menjadi komitmen para pendiri FBBI. Begitu juga pada pemilu 17 April yang telah lewat, FBBI sebagai ormas/lembaga tidak memihak salah satu pasangan calon presiden/wakil presiden.

Baca:  Musda FBBI: Batak Berkarya, Indonesia Berjaya

Setelah pemilu selesai, FBBI memperhatikan berita hoax berkembang pesat bagaikan jamur di musim hujan. Berita hoax ini, bisa menjadi pemicu atau embrio perpecahan sesama masyarakat, sesama anak bangsa. Saling curiga, saling tuding, memfitnah, menghina, mencaci-maki, menuduh pihak lainnya salah, ada yang merasa benar sendiri, dan kurang menghargai orang lain. Itu bukan budaya bangsa kita. Kita bangsa yang besar, yang beradab dan beradat.

“Untuk itu, kami dari FBBI mengharapkan agar semua elemen bangsa menahan diri dan saling menghargai. Mari kita jaga kebersamaan dan kekeluargaan. Jaga persatuan dan kesatuan bangsa. Kepentingan bangsa dan negara harus kita utamakan di atas kepentingan pribadi atau kelompok.

Baca:  Selalu Aktif Bakti Sosial, FBBI Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Berbagi

“Kita tunggu hasil perhitungan dan pengumuman KPU pada tanggal 22 Mei yang akan datang. Dan setelah pengumuman oleh KPU, agar menggunakan saluran hukum untuk menyelesaikan setiap permasalahan pemilu.

“Kita mengharapkan, elit-elit partai, penguasa, peserta pemilu, agar semuanya menjaga kata (lidah) dan perbuatan. Dari perkataan bisa memicu perpecahan. Kita tidak mengharapkan perpecahan dalam masyarakat dan bangsa ini. Berikan kata-kata yang menyejukkan dan meredam perkataan-perkataan yang saling menyalahkan dan menyudutkan, bahkan menyakitkan. Kiranya para elit politik berperilaku negarawan. Negarawan sejati akan dikenang sepanjang masa.

“Tidak lupa kami ucapkan terima kasih yang setingi-tingginya kepada Polri dan TNI, yang telah menjaga kenetralannya dalam pemilu. Dengan adanya Polri dan TNI bersama-sama di tengah-tengah masyarakat, ada rasa aman dan tenteram di dalam hati. Terima kasih TNI dan Polri.

Baca:  Musda FBBI: Batak Berkarya, Indonesia Berjaya

“Akhirnya, kami juga turut belasungkawa atas gugurnya pejuang-pejuang demokrasi, yang berjuang demi terselenggara dan lancarnya pemilu tahun 2019. Jasa-jasamu besar untuk demokrasi Indonesia.

Bagi yang sakit, kata Dr. Ronsen Pasaribu, SH., MM yang didampingi Sekjen FBBI Djalan Sihombing, SH.,  di mana saat ini dalam proses perawatan oleh dokter dan para medis, segera pulih sembuh agar kembali mengerjakan tugas masing-masing. Baik yang meninggal dan sakit adalah pejuang demokrasi yang patut kita hargai sebagai bangsa yang beradab.$rel