Tak Hanya di Perkotaan, Syaikh Lo’ay Juga Sosialisasikan Kondisi Palestina Hingga Pelosok Banyuasin

7

Palembang, BP

Butuh waktu sekitar satu jam dari Kota Palembang menuju ke pelabuhan PU yang berada di Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin. Dari sana, tim roadshow syaikh Lo’ay Ahmed Rasheed Al-Najjar yang berasal dari Gaza Palestina melanjutkan perjalanan menggunakan speedboat yang memakan waktu sekitar 2 jam perlanan. Menyusuri Sungai Banyuasin dan masuk ke sungai-sungai kecil akhirnya tim yang tidak merupakan dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Selatan tiba di Masjid Al Ma’arif, Desa Rimau Sungsang Kecamatan Banyuasin II Kabupaten Banyuasin, Minggu (8/4).

Kedatangan tim disambut oleh Kepala Desa Rimau Sungsang, Mulyadi beserta para sesepuh dan tokoh setempat. Kegembiraan terlihat di wajah para warga yang terus melantunkan shalawat. Mereka sangat berbahagia dapat berjumpa dengan saudara mereka sesama muslim yang sedang terjajajah yaitu Palestina.

Baca:  Keluarga Besar TNI-Polri Terima Sosialisasi Bahaya Narkoba, Pornografi Dan KDRT

Mulyadi dalam sambutannya mengatakan bahwa dirinya sangat berbahagia karena kedatangan tamu istimewa. Dirinya mengimbau masyarakat di desanya untuk memberikan infaq terbaik bagi Palestina.

Syaikh Lo’ay Ahmed Rasheed Al-Najjar atau biasa dipanggil Abu Ahmad dalam kesempatannya berbagi cerita tentang kondisi di Palestina, khususnya di Gaza. Menurutnya, di sana sangat kesulitan terutama pangan, air dan listrik. Begitu juga di sana setiap saat bisa saja bom-bom dan roket ditembakan oleh pihak zionis Israel. Dia menjelaskan bahwa mereka saat ini bertahan hidup dari bantuan luar negeri terutama Indonesia. Dirinya menjelaskan bahwa bantuan masyarakat Indonesia untuk Palestina berkisar sekitar 80% total bantuan seluruh dunia.

Baca:  Sosialisasi Terus Dilakukan

Lebih dalam, ustadz Novi Iryansyah yang bertindak sebagai penceramah memberikan berbagai alasan kenapa Indonesia harus membela Palestina. Menurut ustadz Novi, pertama karena di sana ada Masjid Al-Aqsa yang langsung diberikan oleh Allah namanya. Masjid tersebut adalah milik ummat Islam bukan hanya milik bangsa Palestina, maka tanggung jawab seluruh ummat Islam untuk membelanya. Kedua, Palestina adalah yang pertama mendukung kemerdekaan Indonesia jauh setahun sebelum proklamasi dibacakan oleh Soekarno. Selanjutnya menurutnya, Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, maka masyarakat Indonesia harus berperan dalam memerdekakan Palestina.

Baca:  FH Unsri Sosialisasi di Pangkal Pinang

Acara yang bertajuk peringatan Isra’ Mi’raj ini juga dihadiri oleh Ketua Komisi 4 DPRD Sumsel, Robby Budi Puruhita dan Wakil Ketua DPRD Banyuasin, Sukardi. Keduanya juga memberikan motivasi kepada masyarakat untuk memberikan donasi terbaik bagi Palestina. Kedua wakil rakyat ini bahkan langsung mencontohkan untuk berbagi.#osk