Buru 4 Perampok 2,4 Kilo Emas, Polda Sumsel Kerahkan Tim Khusus

7

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara (foto beningmedia)

Palembang, BPPolda Sumatera Selatan masih memburu empat perampok 2,7 kilogram emas senilai Rp1,6 miliar di Palembang. Untuk menajamkan pengejaraan, Polda membentuk tim khusus.

“Kita telah bentuk tim khusus memburu perampok bos toko emas di Palembang. Secapatnya kasus ini akan kita ungkap,” kata Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain kepada wartawan di Mapolda Sumsel, Senin (8/4/2019).

Baca:  Tak Kapok Dipenjara, Maradona Merampok Tetangga

Meski membentuk tim khusus, Kapolda menyoroti tindakan pemilik toko, Djuljono (71) dan Kevi (65). Sebab, keduanya nekat membawa emas 2,7 kg tanpa memperhatikan keamanan.

“Itu kan jumlah banyak, seharusnya pakai mobil jangan pakai bentor (becak motor) ya. Saya cukup prihatin, kami pun sangat menyesalkan karena banyak harta tetapi bawanya pakai bentor,” kata Zulkarnain.

“Menurut korban kebiasaan pakai bentor bawa emas, berarti udah ada orang yang mempelajari kebiasaan mereka. Ini saya ‘sikat’ kalau ketangkap,” imbuh dia.

Baca:  Peluru Nyasar di Razia Eks Lokalisasi, Kapolda Sesalkan BNN Tak Koordinasi

Zulkarnain menyebut pihaknya sudah mengumpulkan beberapa barang bukti dari lokasi, baik CCTV, keterangan saksi, maupun korban. Selurruh alat bukti itu akan menjadi petunjuk untuk memburu pelaku yang diketahui ada empat orang.

Perampokan itu terjadi di Simpang Tiga, Jalan Depo Luar, Kota Palembang, Rabu (3/4) sekitar pukul 09.30. Korban merupakan sepasang suami istri pemilik toko emas Sinar Mas bernama Djuljono (71) dan Kevi (65).

Baca:  Kapolda Sumsel Bersama Direktur PTPN VII Gelar MoU Terkait Pengamanan

Tidak hanya menggasak 2,7 Kg emas senilai Rp 1,6 miliar, keempag pelaku turut membacok tangan para korban. Keduanya kini dirawat di rumah sakit Charitas karena mederita luka serius.#ris