Askot PSSI Palembang Gelar Pelatihan Wasit Lisensi C3

23

(Wakil Ketua Komite Wasit Askot PSSI Palembang, Selamat)
Palembang, BP
Pengurus Asosiasi Kota (Askot) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Palembang terus berupaya memaksimalkan potensi generasi muda dan talenta millenial di Bumi Sriwijaya.
Tak hanya menyasar pemain-pemain muda lewat kompetisi, kali ini Askot PSSI Palembang menyasar generasi muda untuk mampu menjadi wasit yang profesional dan memiliki lisensi sebagai upaya profesi yang sesuai dengan profesionalisme. 
 
Benar saja, guna menciptakan para wasit pemula di Kota Palembang, Asosiasi Kota PSSI Palembang membuka pelatihan bagi calon pelatih se-Kota Palembang pada 21-30 April mendatang.

Wakil Ketua Komite Wasit Askot Palembang, Selamat mengatakan, kursus wasit yang digelar oleh PSSI ini akan menjaring beberapa wasit pemula untuk dipersiapkan pada sejumlah kompetisi baik di Palembang maupun tingkat provinsi.

Baca:  Peringatan Milad Ke- 352 Tahun Kesultanan Palembang Darussalam Berlangsung Hikmad

“Rencana kita akan menerima 30 calon wasit dengan lisensi C3 atau pemula, pelatihan akan dimentori oleh instruktur dari PSSI pusat terdiri dari instruktur teknik dan instruktur fisik,” jelas Selamat, Selasa (2/4).

Selamat yang juga sebagai wasit Liga 1 Indonesia dan Piala President ini menambahkan, lisensi C3 diperuntukan bagi usia di bawah 25 tahun. Dimana tujuan kursus ini sebagai program pembinaan wasit yang sudah dibentuk oleh PSSI.

Baca:  Dua Sumber Peta La Ville de Palimbang dans l'Ile de Sumatra (Penyerangan VOC Ke Palembang).

Pelatihan wasit ini akan dilakukan dua sesi yaitu sesi kelas dan praktik, untuk pelatihan kelas berlangsung di Hotel Majestic dan praktik lapangan di Stadion Bumi Sriwijaya.

“Untuk pendaftaran sudah dibuka pada 1 April sampai 20 April di Sekretariat Askot PSSI di Stadion Kamboja atau Kantor Koni Palembang, biaya pendaftaran Rp 2,5 juta,” ujarnya.

Selain itu, Palembang sendiri masih kekurangan wasit yang berlisensi diakui untuk wasit di bawah Askot Palembang terdiri dari 24 wasit, 12 berlisensi nasional, 10 lisensi C2 dan 2 lisensi C3.

Baca:  Dua Pasien RSMH Negatif Virus Corona

Sedangkan untuk wasit Liga 1 hanya satu orang dengan lisensi C1 Nasional Pro atas nama Selamat. Bahkan profesi wasit di Indonesia terbilang menjanjikan, setiap satu kali memimpin di tingkat Liga 1 mendapat honor Rp 5 juta.

“Profesi wasit jangan dipandang sebelah mata, karena untuk pendapatan juga terbilang lumayan, di Palembang sendiri hampir setiap Minggu ada turnamen, apalagi memang wasit sekarang dicari yang muda-muda agar bisa mengejar lisensi nasional,” pungkasnya. #sug