Mahasiswa Diharapkan Bisa Tangkal Politik Uang, Hoak dan Ujaran Kebencian

4

BP/IST- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Acara Senam Bersama dan Deklarasi Tolak Politik Uang , Hoax Dan Ujaran Kebencian, di halaman kantor sekretariat Bawaslu Sumsel, Jakabaring Palembang, Jumat (8/3).

Palembang, BP

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  menggelar  Acara Senam Bersama dan  Deklarasi Tolak Politik Uang , Hoax Dan Ujaran Kebencian, di halaman kantor sekretariat Bawaslu Sumsel, Jakabaring Palembang, Jumat (8/3).

Acara tersebut berjalan sukses dan diikuti ratusan orang terutama dari kalangan mahasiswa dan organisasi mahasiswa serta organisasi pemuda yang ada di Sumsel.

Acara di mulai dengan senam bersama , dilanjutkan dengan penandatanganan Tolak Politik Uang , Hoax Dan Ujaran Kebencian dan Deklarasi Tolak Politik Uang , Hoax Dan Ujaran Kebencian.

Baca:  LSM P2M Pertanyakan Anggaran Bawaslu Sumsel Tahun 2013

Ketua panitia yang juga Kasubag Hukum dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Sumsel, Karlisun mengatakan, karena pemilu serentak yang sebentar lagi 39 hari lagi akan dilaksanakan sehingga perlu disosialisasikan kepada  kalangan mahasiswa dan organisasi mahasiswa  untuk mensukseskan pemilu serentak untuk tingkat bawah.

“ peserta  kegiatan dari BEM, organisasi mahasiswa, organisasi pemuda, staf Bawaslu Sumsel dengan total peserta 185 orang,” katanya.

Baca:  Demo di Kantor Bawaslu , Sejumlah OKP Dukung KPU Palembang

Dengan kegiatan ini di harapkan kalangan mahasiswa dan pemuda bisa menyampaikan acara ini kepada masyarakat atau kalangan mahasiswa sendiri.

“ Metode acara hari ini senam sehat bersama Bawaslu Sumsel dan  deklarasi Deklarasi Tolak Politik Uang , Hoax Dan Ujaran Kebencian,” katanya.

Pimpinan Bawaslu Sumsel Iwan Ardiansyah berharap kalangan mahasiswa dan pemuda dapat melaksanakan pengawasan pemilu dengan baik karena mahasiswa dan pemuda adalah agen perubahan dan  masih bersih.

Baca:  Iriadi, Pejuang Demokrasi Yang Tal Kenal Lelah

“Dengan kegiatan ini kalangan mahasiswa nantinya akan semakin mengajak , minimal dari keluarganya  menolak politik uang apalagi di era globalisasi yang menggunakan tehnologi di mana hoaks dan ujaran kebencian semakin merajalela tapi bukan berarti kita pesimis melalui mahasiswa inilah semuanya dapat di rubah,” katanya. #osk