Kepengurusan AGSI Sumsel Periode 2019-2022 di Lantik

44

BP/ISTAsosiasi Guru Sejarah Indonesia (Agsi) Propinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang terbentuk pada tanggal 10 Januari 2019 di SMA Negeri 10 Palembang ditindaklanjuti dengan dilantiknya para pengurus Asosiasi Guru Sejarah Indonesia Sumsel periode 2019-2022  di Gedung Graha Bina Praja Provinsi Sumsel, Selasa (5/3).

Palembang, BP–Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (Agsi) Propinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang terbentuk pada tanggal 10 Januari 2019 di SMA Negeri 10 Palembang ditindaklanjuti dengan dilantiknya para pengurus Asosiasi Guru Sejarah Indonesia Sumsel periode 2019-2022  di Gedung Graha Bina Praja Provinsi Sumsel, Selasa (5/3). Selain itu juga digelar workshop penulisan karya ilmiah bagi guru pendidik menengah se-Sumsel .

Pelantikan dipimpin langsung oleh Presiden Asosiasi guru Sejarah Indonesia, Dr. Sumardiansyah Perdana Kusuma.

Turut hadir Sultan Mahmud Badaruddin IV, Djaya Wikrama RM Fauwaz Diradja, Prof.H. Edward Juliarta,M.Si  sebagai kepala Bidang Administrasi Umum Provinsi  Sumsel, perwakilan Dinas Pendidikan Propinsi Sumsel dan kota Palembang, Ketua  Dewan Kesenian Palembang Vebri Al Lintani, para akademisi dari Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Kota Palembang.

Baca:  Merry Hamraeny Jabat Ketua AGSI Cabang Sumsel

Presiden Asosiasi guru Sejarah Indonesia, Dr. Sumardiansyah Perdana Kusuma mengapresiasi guru-guru sejarah yang ada di Provinsi Sumatera Selatan. “Dengan belajar sejarah kita akan mengetahui siapa kita,” katanya.

Menurutnya sejarah itu sesuatu yang harus diketahui oleh kita semua maka perlu informasi yang utuh tentang sejarah.

Sementara itu literasi tentang sejarah kita masih kurang. Inilah menjadi tantangan guru sejarah untuk mengembangkan sejarah Palembang khususnya dan perlu adanya jurnal sebagai salah satu wadah untuk pengembangan potensi para guru dalam literasi sejarah.

Baca:  AGSI Sumsel Ikuti Persamuhan Nasional Pendidik Pancasila di Jatim

Sedangkan Sultan Mahmud Badaruddin IV, Djaya Wikrama RM Fauwaz Diradja, mengucapakan selamat atas pelatikan AGSI di Sumsel semoga dengan asosisasi ini akan membuat guru-guru  sejarah di Sumatera Selatan lebih professional dan juga lebih produktif untuk melestarikan sejarah-sejarah yang ada di Sumatera Selatan.

Sedangkan  Ketua AGSI Sumatera Selatan Merry Hamraeny berharap selain pelantikan kepengurusan AGSI Sumatera Selatan yang disertai dengan workshop penulisan karya ilmiah sejarah berharap guru-guru sejarah mampu menulis tentang sejarah yang ada di Sumatera Selatan.

Baca:  Sejarah Sebagai Sapujagat

Dan berharap kedepannya bahwa AGSI berkomitmen untuk mengembangkan pendidikan kesejarahan dan kebudayaan Sumatera Selatan. #osk