Diamankan dari Tiga Lokasi di Jakarta dan Palembang, 50 Kg Shabu Gagal Beredar

3

Barang bukti 40 kg shabu dan 40.000 butir ekstasi diamankan di Polresta Palembang. Foto: Hafidz Trijatnika

Palembang, BP–Tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polda Sumsel menggagalkan peredaran 50 kg shabu dan 40.000 butir ekstasi pada Jumat (1/3) malam.

Dalam operasi ini, polisi mengamankan tujuh tersangka dari tiga lokasi di kota berbeda, yakni Jakarta dan Palembang.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melakukan penangkapan terhadap tersangka di Jakarta Utara pada Jumat (1/3) malam.

Baca:  Kekurangan Bukti Siap Bantu BNN Pusat

Dari penangkapan tersebut, 5 orang tersangka ditangkap dengan barang bukti 10 kg shabu dan 1.105 butir ineks. Hasil pemeriksaan dan pengembangan penyelidikan, diketahui dua tersangka sedang berupaya mengedarkan narkoba dengan jumlah besar.

“Polda Metro Jaya menghubungi kami, langsung kami tanggapi. Dua jam berselang dari penangkapan di Jakarta, 2 tersangka kami tangkap di Palembang dengan barang bukti 40 kg shabu dan 40.000 butir ekstasi di dua tempat,” ujar Kapolda, Sabtu (2/3).

Baca:  Dinsos Perketat Rekomendasi IPWL Rehabilitasi Narkotika

Dua tersangka yang ditangkap di Palembang, yakni Ismayandi (25) dan Rio Ramdhani (25), warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Ismayadi ditangkap di salah satu hotel di wilayah Kecamatan Ilir Barat I Palembang dengan barang bukti 25 kg shabu serta 10.000 butir pil ekstasi. Sementara tersangka Rio ditangkap di sebuah hotel di Kecamatan Kemuning dengan barang bukti 15 kg shabu serta 30.000 butir pil ekstasi.

Baca:  Jual Shabu ke Polisi, Sopir Angkot Dibekuk

“Mereka masih satu jaringan dengan kelompok di Jawa Barat. Semua narkoba tersebut dimasukkan di dalam koper, jadi kurir untuk bandar di Jakarta lewat jalur darat dan laut. Dari Palembang, mereka menuju ke Lampung menggunakan kereta, selanjutnya menyeberang ke Merak lewat Bakauheni menggunakan kapal,” jelas dia. # idz