Terapkan Belajar ala Kafe Bareng Siswa

2

(Siswa-siswi High Flayer School Student saat mengikuti penerapan belajar di luar sekolah)
Palembang, BP
Sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak usia SMP dan SMA yang suka nongkrong bersama teman-temannya, High Flayer School Student membuat konsep belajar yang unik dari biasanya. Jika anak-anak selama ini belajar di dalam kelas, maka kali ini kelas tersebut dipindahkn ke kafe agar lebih menghidupkan suasana.
Principle High Flayer, Ida Kurniati mengatakan, hal ini dilakukan guna memberi perhatian lebih kepada anak-anak. Sebab di usia ini kondisi anak-anak sangat labil dan mudah terengaruh. Jadi dari senang bersosialisasi inilah anak-anak belajar di kafe atau kongkow-kongkow.
“Kita akan bawa kelas ke kafe, disana belajar diskusi, debat, games dan kita beri kebebasan berekspresi dengan mereka,” ujarnya, Kamis (28/2).
Dengan demikian anak-anak akan berani berbicara di depan umum. Jadi proses belajar dibuat sesantai saat mereka nongkrong bersama teman-temannya.
“Bedanya ini guru akan ikut kesana dan menciptakan suasana seperti belajar di kelas tapi santai. Tentu saja dalam proses itu tetap berkomunikasi berbahasa Inggris,” jelasnya.
Apalagi kegiatan ini merupakan pertama kalinya belajar di kafe. Dengan durasi 100 menit belajar, pihaknya merasa waktu tersebut cukuplah untuk membuat anak-anak terbiasa berkomunikasi bahasa Inggris dalam forum santai.
“Mereka belajar setiap hari jam 4 sore. Pada saat jam tersebut merupakan waktu yang tepat karena akan banyak juga kawula muda yang nongkrong dan otomatis membuat anak-anak semakin PD,” terangnya.
Saat ini kafe yang dipilih untuk nongkrong yakni Dunkin Donut Demang Lebar Daun. Tidak menutup kemungkinan akan memilih kafe lain sesuai keinginan anak-anak.
 “Setelah kita lakukan uji coba pertama kalinya, ternyata anak-anak sangat antusias. Mereka terlihat percaya diri dan semakin berani ngomong pakai bahasa Inggris di depan orang,” pungkasnya. #sug
Baca:  Terdakwa Pemilik Mie dan Tahu Berformalin Divonis 2 Tahun Penjara